Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki BBM Tewaskan 16 Orang di Muratara, Polisi Ungkap Kronologinya

Kondisi bus ALS usai kecelakaan dengan truk tangki BBM pada Rabu 6 Mei 2026 (YouTube @radioelshinta)

Kondisi bus ALS usai kecelakaan dengan truk tangki BBM pada Rabu 6 Mei 2026 (YouTube @radioelshinta)

Suaranusantara.com- Rabu siang 6 Mei 2026 pukul 12.00 WIB terjadi peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan bus ALS vs truk tangki pengangkut BBM di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan (Sumsel).

Atas kecelakaan ini dilaporkan sebanyak enam belas orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka, di mana tiga orang mengalami luka bakar 80-99 persen dan satu lainnya luka ringan.

Polisi pun mengungkap kronologi kecelakaan yang merenggut nyawa enam belas orang, di mana salah satunya sopir bus ALS meninggal dunia.

Kecelakaan ini terjadi tepatnya di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan, Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara Aiptu Iin Shodikin menjelaskan awalnya Bus ALS yang berisi diduga belasan orang itu melaju dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi.

“Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang. Sesampainya di TKP, diduga Bus ALS masuk ke jalur yang berlawanan lantaran diduga menghindari lubang sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut,” kata Iin, Kamis 6 Mei 2025.

Akibat kejadian tersebut, kata Iin, kedua mobil tersebut terbakar hebat.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Karim mengatakan 16 korban jiwa dalam kecelakaan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau dan sampai pada pukul 17.00 WIB.

“Sementara jenazah kita letakkan di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Besok Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Sumsel datang untuk mengidentifikasi jenazah tersebut,” katanya.

Dalam kecelakaan tersebut, Karim menjelaskan terdapat 4 orang penumpang Bus ALS yang selamat dan langsung dirawat RSUD Rupit.

“Ada 16 jenazah yakni 14 di Bus ALS dan 2 di truk tangki minyak. Korban meninggal terbakar semua. Yang selamat ada 4 orang dimana 3 orang mengalami luka bakar parah dan 1 orang mengalami luka ringan,” bebernya.

Karim mengatakan saat ini baru ada 5 jenazah yang diketahui identitasnya yakni sopir Bus ALS bernama Alif dan dua penumpang bus yaitu M Fadli dan Saf. Sementara sopir truk tangki BBM yakni Yanto dan keneknya Martini.

“Sementara untuk Identitas korban lainnya belum diketahui, masih dicari identitasnya dulu. Besok dicek di labfor baru nanti dibuka dan dicek, mungkin akan dipanggil atau diumumkan ke keluarga identitasnya,” jelasnya.

Untuk sementara, Karim mengungkapkan dugaan kecelakaan tersebut karena bus ALS oleng ke jalur berlawanan, diduga hendak menghindari lubang.

“Keterangan dari kernet bus yang selamat, bus sempat oleng ke kanan. Diduga menghindari lubang hingga akhirnya masuk ke jalur orang dan menyebabkan bus beradu kambing dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan,” ungkapnya.

Karim mengatakan saat ini kedua kendaraan tersebut sudah dipindahkan dari badan jalan dan aktivitas lalu lintas di TKP sudah kembali lancar.

Exit mobile version