Suaranusantara.com- Lagi-lagi kecelakaan yang melibatkan bus terjadi. Kali ini menimpa bus PO Halmahera, kejadian kecelakaan terjadi pada Senin 11 Mei 2026 pukul 05.30 WIB di tol Jasamarga Kuala Namu Tol (JMKT) tepatnya di KM 63.200 Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara.
Akibat kecelakaan maut itu, empat orang dilaporkan meninggal dunia. Mirisnya, sang sopi bus PO Halmahera malah kabur.
Berdasarkan video amatir yang viral di media sosial, bus PO Halmahera dalam kondisi terguling dan keluar dari jalur tol JMKT.
Berdasarkan informasi yang diterima, mulanya sebelum bus Halmahera terbalik, ada kecelakaan tunggal terlebih dahulu terjadi pada mobil Mitsubishi L300 BK 8053 EG.
Mobil L300 bermuatan ayam potong menabrak pembatas jalan bagian kanan, selanjutnya terbalik dan melintang di jalan.
Dari arah belakang melaju Bus Halmahera membawa 13 penumpang dan diduga menghantam L300 lalu membanting setir ke arah kiri hingga menabrak pembatas jalan tol lalu keluar dari jalur hingga terbalik.
Petugas PJR Bripka Rendi Sinaga yang berada di lokasi kejadian mengatakan terdapat empat penumpang bus Halmahera tewas termasuk kernet, selebihnya mengalami luka berat dan dibawa ke rumah sakit Sari Mutiara, Grand Medistra dan rumah sakit Umum.
“Ada empat orang tewas, semuanya dari bus Halmahera, di antaranya satu orang laki-laki dan tiga perempuan. Untuk supir Bus Halmahera kabur, saat ini sudah ditangani oleh Sat Lantas Polres Sergai, sedangkan mobil L300 sudah dievakuasi,” kata Rendi di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma W Silitonga, membenarkan peristiwa tersebut dan untuk data sementara dilaporkan empat orang tewas.
“Kita masih di lokasi nanti kita berikan keterangan lebih lanjut,” ujarnya.
Terkait sopir bus PO Halmahera yang kabur juga dikonfirmasi oleh Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono.
“Pengemudi Mitsubishi L300 BK 8053 EG belum ditemukan identitasnya. Sementara itu, pengemudi Bus Scania Halmahera BK 7347 UA melarikan diri,” ujar Dhery Fajariandono, Senin 11 Mei 2026.
Dhery mengatakan, pihaknya telah menemukan sopir kedua atau sopir cadangan Bus Halmahera tersebut. Namun, sopir utama masih dalam pencarian.
“Supir kedua sudah kami temukan, tinggal sopir satunya lagi yang belum,” kata Dhery.
Pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan perusahaan otobus terkait peristiwa kecelakaan maut tersebut.
