Tragedi Jatuhnya Lion Air, Presdir : Teknisi Diperiksa

Kota Tangerang – Jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Karawang, Jawa Barat membuat sejumlah teknisi yang melakukan pemeriksaan sebelum pesawat lepas landas diperiksa pihak Lion Air.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait, Senin (29/10/2018) di Lion Operation Center, Neglasari, Kota Tangerang.

“Pemeriksaan itu tentu dilakukan, tapi itu hal yang biasa dan kami selalu kooperatif dengan itu,” ujarnya.

Namun, ia menilai para teknisi tersebut telah melakukan tugas dengan baik yang bahkan, telah merilis bahwa maskapai Lion Air laik jalan untuk mengangkut 178 penumpang dan delapan kru menuju Pangkalpinang.

“Kami sekali lagi tentunya mengikuti prosedur yang ada dan juga menunggu info lanjut atas penyelidikan jatuhnya pesawat kami. Tapi, yang terpenting saat ini, penanganan pada keluarga korban lebih dulu. Kami juga meminta keluarga korban yang datang ke posko agar membawa identitas penumpang,” ujarnya.

Diketahui, pesawat Lion Air rute dengan rute Jakarta-Pangkalpinang yang mengalami lost contact, sekitar pukul 06.33 WIB tadi.

Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Kerawang) dengan mengangkut 178 penumpang dan delapan kru. Untuk pesawat sendiri dikomandoi oleh Capt. Bhavye Suneja dan Co. Pilot Harvino.

Pesawat Lion Air dengan JT 610 dan registrasi PK-LQP jenis boeing 737 MAX 8 datang ke Indonesia 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. (aul/nji)

Exit mobile version