Kota Tangerang – Saat Ramadan hingga menjelang Lebaran, keberadaan anak jalanan (anjal) dan pengemis kian marak. Petugas Satpol PP pun menjadi lebih intens melakukan razia untuk menertibkan anjal dan pengemis.
Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang A. Gufron Falfeli menyebut, kebanyakan anjal dan pengemis yang terjaring merupakan pendatang baru.
“Setelah kami telusuri, kebanyakan dari mereka adalah pendatang baru yang mencoba peruntungan di Kota Tangerang,” ujar Gufron, Jumat (24/5/2019).
Razia-razia yang dilakukan petugas justru dilihat sebagai peluang oleh anjal lainnya sebagai lahan baru bagi mereka untuk ngamen dan meminta-minta berharap belas kasihan dari masyarakat.
“Jadi setelah kami tertibkan kemarin, anak-anak jalanan yang baru ini melihat semacam peluang di lampu merah,” ucapnya.
Selain menyisir ke sejumlah lampu merah, petugas uga menyasar ke sejumlah titik yang disinyalir rawan dijadikan tempat untuk mengemis.
“Di jembatan penyeberangan TangCity, di sekitaran halte BRT, dan sejumlah taman kami sisir dan kami tempatkan beberapa anggota untuk mencegah mereka kembali lagi,” kata dia.
Meski begitu kata Gufron, serangkaian operasi dan penertiban yang dilakukan tidak akan maksimal tanpa ada peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
“Kami berharap masyarakat untuk melaporkan setiap kegiatan yang berpotensi ada pelanggaran dan secepatnya akan kami tindak lanjuti,” tandas Gufron.(aul/and)
