
Jakarta-SuaraNusantara
Raja Swedia Carl XVI Gustaf, melakukan kunjungan kenegaraan pertama kali ke Indonesia setelah kunjungan sebelumnya tahun 2012 sebagai Ketua Yayasan Pandu Dunia. Kunjungan ini untuk meningkatkan hubungan perekonomian kedua negara. Tidak tanggung-tanggung, Raja Carl XVI Gustaf membawa 35 pengusaha papan atas Swedia untuk melihat prospek bisnis di Indonesia.
“Saya senang kunjungan Sri Baginda turut melibatkan delegasi bisnis yang ternama dan cukup besar sekitar 35 perusahaan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada pertemuan bilateral delegasi Pemerintah Republik Indonesia dan delegasi Pemerintah Kerajaan Swedia, di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (22/5/2017) siang.
Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Nordik, Jokowi meyakini banyak peluang kerja sama ekonomi yang masih dapat ditingkatkan di antara kedua negara, misalnya di bidang investasi, di bidang energi, dan di bidang lingkungan hidup.
Angka investasi Swedia meningkat lebih dari 1.400% di tahun 2016 dibanding 2015. Jumlah turis juga meningkat 15% pada tahun 2016, dan kunjungan terbesar dari negara Nordik.
“Selain hal tersebut di atas, Yang Mulia Sri Baginda Raja Carl Gustaf ke-16 dari Swedia juga membahas upaya pengembangan kerjasama di bidang energi baru terbarukan (EBT) melalui kerjasama yang konkret,” terang Jokowi.
Dalam pertemuan dengan delegasi pemerintah Kerajaan Swedia itu telah ditandatangani dua dokumen kerja sama antar pemerintah, yaitu di bidang bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas, serta kerjasama di bidang transportasi navigasi udara dan airport, serta kerjasama di bidang industri kreatif.
“Beberapa kerjasama juga ditandatangani secara terpisah, yaitu kerja sama di bidang inovasi di bidang kewirausahaan, di bidang science park dan pembiayaan pendidikan,” kata Jokowi.
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menhub Budi K. Sumadi, dan Kepala BKPM Thomas K. Lembong.
Penulis: Rio