Suaranusantara.com – Pamerindo Indonesia bersama Himpunan Polimer Indonesia (HPI) resmi meluncurkan Plastic Material & Chemical, sub-show baru yang akan hadir dalam pameran Plastics & Rubber Indonesia 2025 pada November mendatang di Jakarta.
Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, mengatakan inisiatif ini hadir untuk memperkuat riset, pengembangan material, serta memperluas akses pasar industri plastik dan polimer nasional.
“Plastic Material & Chemical membuka ruang kolaboratif untuk mendorong riset, inovasi, dan pasar ekspor industri plastik Indonesia. Dengan dukungan HPI, kami ingin membangun ekosistem yang kompetitif sekaligus berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.
Industri plastik Indonesia diproyeksikan tumbuh signifikan. Nilai ekspor ditargetkan mencapai USD 3,1 miliar pada 2028, sementara konsumsi domestik diprediksi meningkat dari 7 juta ton pada 2024 menjadi lebih dari 9 juta ton pada 2030.
Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Kuartal II 2025 juga naik menjadi 18,674, dibandingkan 18,526 pada periode sama tahun lalu.
Koordinator Pengembangan dan Penguatan Organisasi HPI, Dr. Tita Puspitasari, M.Si, menegaskan perlunya inovasi berkelanjutan.
“Kebutuhan material berteknologi maju, mulai dari engineering plastics hingga polimer ramah lingkungan, semakin mendesak seiring tren industri hijau. Teknologi plastic recycling juga menghadirkan peluang strategis dalam membangun circular economy yang efisien,” jelasnya.
Sebagai bagian dari sub-show, akan digelar Polymer Innovations Award untuk mendorong inovasi dan praktik berkelanjutan di industri.
Meysia menambahkan, kehadiran sub-show ini diharapkan menjadi katalis bagi kemandirian industri nasional.
“Plastic Material & Chemical diharapkan menjadi penggerak utama inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan jangka panjang industri plastik Indonesia,” pungkasnya.
