Suaranusantara.com- Para investor emas kembali dibuat waswas. Fluktuasi tajam yang terjadi Kamis (11/9/2025) memperlihatkan betapa harga emas tak bisa ditebak hanya dari tren umum. Meski mayoritas pemain pasar mengumumkan kenaikan, Hartadinata Abadi justru turun tipis seribu rupiah per gram.
Kenaikan harga emas terjadi di Laku Emas (CMK Group), dengan emas perhiasan 24 karat mencapai Rp1.705.000 per gram, naik Rp8.000. Untuk kadar 22 karat berada di Rp1.453.000 per gram, sedangkan 20 karat dihargai Rp1.323.000 per gram. Harga 17 karat tercatat Rp1.120.000 per gram, dan 16 karat Rp1.052.000 per gram.
Raja Emas Indonesia juga memperlihatkan tren serupa. Emas perhiasan 24 karat di level Rp1.735.000 per gram, naik Rp10.000. Untuk kadar 22 karat, harga menembus Rp1.450.000 per gram, 20 karat Rp1.319.000, 17 karat Rp1.121.000, dan 16 karat Rp1.055.000 per gram. Semua mencatat kenaikan antara Rp6.000 hingga Rp10.000.
Berbeda dari dua pesaingnya, Hartadinata Abadi justru mencatat penurunan. Harga emas perhiasan 22 karat dipatok Rp1.954.000 per gram, turun Rp1.000. Untuk kadar 20 karat sebesar Rp1.916.000, 17 karat Rp1.708.000, dan 16 karat Rp1.613.000 per gram, semuanya turun dengan nominal yang sama.
Fluktuasi harga emas perhiasan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti permintaan industri, pergerakan kurs rupiah, hingga kebijakan bank sentral dalam mengatur cadangan emas. Investor maupun pembeli disarankan untuk rutin memantau harga sebelum melakukan transaksi.
