Suaranusantara.com- Saham milik emiten tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk mulai pulih pada perdagangan Kamis (5/3/2026). Hingga pukul 10.20 WIB di sesi pertama, saham dengan kode BUMI tercatat menguat ke posisi Rp232 per lembar saham atau naik sekitar 3,42 persen.
Perdagangan saham BUMI terpantau aktif dengan volume mencapai sekitar 1,85 miliar lembar saham. Transaksi tersebut terjadi dalam 27.872 kali frekuensi dengan total nilai perdagangan mencapai Rp450,14 miliar.
Kenaikan ini menjadi sinyal pemulihan setelah saham BUMI sebelumnya sempat terkoreksi cukup tajam hingga 7,14 persen pada perdagangan sehari sebelumnya. Meski demikian, koreksi tersebut justru dimanfaatkan sebagian investor untuk melakukan akumulasi pembelian.
Tim riset dari Semesta Indovest melihat adanya peluang penguatan lanjutan secara teknikal. Mereka menilai harga saham sempat menyentuh area support dan membentuk pola hammer pada grafik empat jam, yang kerap menjadi indikasi potensi pembalikan arah harga.
Berdasarkan analisis tersebut, saham BUMI dinilai berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus level 236. Target harga diperkirakan berada di rentang 244 hingga 246, sementara level 230 diproyeksikan sebagai batas pengamanan apabila harga bergerak berlawanan.
