
Jakarta-SuaraNusantara
Menlu Retno menjelaskan bahwa bagian barat Samudera Hindia adalah pasar yang telah tergarap. Indonesia ingin memanfaatkannya sebagai sumber investasi dan pariwisata. Sedangkan bagian timur yang relatif belum tergarap.
“Melalui IORA, kita ingin jadikan bagian timur Samudera India, pintu akses kerja sama dengan negara-negara di Afrika dan Timur Tengah,” ujar Menlu Retno dalam Press Briefing tentang KTT IORA, di Kemlu, Jakarta, Jumat (3/3) siang.
Leader’s Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) rencananya akan digelar di Jakarta, 5-7 Maret ini, diikuti oleh 16 pemimpin negara dan 7 utusan setingkat menteri.
Dijelaskan Menlu, rangkaian Leader’s Summit, yaitu pertemuan tingkat Pejabat Tinggi (Senior Officials Meeting – SOM, 5 Maret), pertemuan tingkat Menteri (Council of Ministers Meeting – COMM, 6 Maret) dan pertemuan tingkat Puncak (Leaders Summit, 7 Maret).
Diakui Menlu Retno bahwa partisipasi pertemuan ini melebihi harapan, “Dari 21 negara, telah dipastikan kehadiran 16 pemimpin dan 5 di tingkat menteri,” katanya.
Di sela-sela konferensi, akan diatur sejumlah pertemuan bilateral di tingkat Kepala Pemerintah maupun Menteri.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Asia, Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Desra Percaya mengemukakan, IORA Leader’s Summit akan terdiri dari rangkaian pertemuan tingkat Pejabat Tinggi (Senior Officials Meeting – SOM), pertemuan tingkat Menteri (Council of Ministers Meeting – COMM) dan pertemuan tingkat Puncak (Leaders Summit).
“Presiden Joko Widodo direncanakan akan memimpin sesi Leaders Summit bersama dengan PM Australia (sebagai ketua IORA sebelumnya) dan Presiden Afrika Selatan (Ketua IORA berikutnya). Selain itu, Presiden Joko Widodo juga direncanakan akan menyampaikan sambutan dalam acara Business Summit,” kata Desra.
Leader’s Summit ini, jelas Desra, merupakan pertemuan tingkat puncak pertama dalam sejarah terbentuknya kerja sama negara-negara di Samudera India sejak 1997. Format pertemuan di tingkat puncak adalah inisiatif Indonesia.
Penulis: Cipto