Suaranusantara.com – Tembok Kota Tua Yerusalem menampilkan gambar-gambar warga Israel yang menjadi korban penculikan oleh militan Hamas. Saat ini, nasib para sandera masih tidak pasti karena belum ada kesepakatan yang dicapai untuk pembebasan mereka.
Foto-foto warga Israel yang disandera oleh militan Hamas terpajang di tembok Kota Tua Yerusalem pada Senin, 6 November 2023.
Pemerintah kota memajang gambar-gambar para sandera yang ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza yang tengah terkepung, terutama di sekitar Masjid Lama Kota.
Hingga saat ini, belum ada kesepakatan yang mencapai titik terang, dan nasib para sandera tetap menggantung.
Baca Juga : Digelar Lima Kali, Ini Jadwal Debat Capres 2024
Israel telah melancarkan serangan udara dan darat ke Gaza sebagai respons terhadap serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober, yang mengakibatkan kematian lebih dari 1.400 warga Israel.
Dalam serangan tersebut, setidaknya 10.022 warga Palestina tewas, termasuk 4.104 anak-anak dan 2.641 wanita, akibat serangan tanpa henti yang dilakukan oleh Israel, demikian menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Situasinya terus berkembang, dan belum ada tanda-tanda kesepakatan untuk membebaskan para sandera.(Dn)