Toko Hamas Dibunuh dalam Serangan Udara di Gaza

Perang Palestian dan Israel (Foto/REUTERS/Ashraf Amra)

Perang Palestian dan Israel (Foto/REUTERS/Ashraf Amra)

Suaranusantara.com – Seorang toko Hamas, yaitu anggota sayap militer Hamas yang bertugas sebagai pengintai, dibunuh oleh militer Israel dalam serangan udara di Jalur Gaza pada Selasa (9/1/2024).

Toko Hamas tersebut bernama Muhammad al-Astal, yang juga dikenal sebagai Abu Hamza, dan merupakan salah satu komandan lapangan Hamas di Khan Yunis, Gaza Selatan.

Menurut juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, al-Astal tewas saat sedang melakukan tugasnya sebagai pengintai di dekat perbatasan Gaza-Israel.

Ia mengatakan bahwa al-Astal adalah seorang mujahid yang berdedikasi dan berpengalaman, dan bahwa kematiannya adalah “kekalahan besar” bagi Israel.

Sementara itu, militer Israel mengkonfirmasi bahwa mereka menargetkan dan menewaskan al-Astal dalam serangan udara yang dilakukan oleh pesawat tempur F-16.

Mereka mengatakan bahwa al-Astal adalah “tokoh teroris senior” yang bertanggung jawab atas serangan-serangan roket dan terowongan terhadap Israel.

Serangan udara ini merupakan bagian dari operasi militer Israel yang bertujuan untuk menghentikan serangan roket dari Gaza yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023.

Sejak itu, lebih dari 1.000 roket telah ditembakkan dari Gaza ke Israel, menewaskan 12 orang dan melukai ratusan lainnya.

Israel juga telah melakukan lebih dari 500 serangan udara ke Gaza, menewaskan lebih dari 300 orang, termasuk 80 anak-anak, dan melukai lebih dari 2.000 lainnya.

PBB, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara lain telah menyerukan gencatan senjata segera antara Israel dan Hamas, dan menawarkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik.

Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penyelesaian damai yang terlihat.

Exit mobile version