Komisi B DPRD Nias Selatan Nilai Adanya Kemunduran Pelayanan Kesehatan

RSUD Lukas Hilisimaetano Kabupaten Nias Selatan (Foto: Wilson Loi)

Nias Selatan-SuaraNusantara

Dengan beberapa kejadian baru-baru ini seperti reaksi cepat dalam penangaan kasus Rabies, tak adanya stok obat-obatan, fasilitas Rumah Sakit yang kurang memadai serta pelayanan yang kurang tanggap ditengah masyarakat di Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara.

Menanggapi hal itu Komisi B DPRD Nias Selatan angkat bicara terkait hal demikian. Wakil Ketua Komisi B DPRD Nias Selatan Sarozinema Laia mengungkapkan baru-baru ini terjadi kemunduran dalam pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Nias Selatan.

“Kita sudah memanggil Kadisnya waktu lalu dan kita telah menyampaikan ke beliau atas laporan masyarakat terkait pelayanan di Rumah Sakit dan Puskesmas yang kurang berpihak kepada masyarakat”. Ungkap Sarozinema Laia kepada SuaraNusantara beberapa waktu lalu di Gedung DPRD Nias Selatan

Sarozinema menuturkan beberapa laporan masyarakat bahkan ada anggota DPRD juga menyampaikan hal yang sama terkait pelayanan dan kondisi fasilitas Rumah Sakit yang tidak memadai.

“Beberapa laporan itu yakni kurangnya pelayanan tanggap kepada masyarakat, fasilitas Rumah Sakit yang kurang higienis yang dapat mengganggu kenyamanan pasien, tidak tersedianya stok obat yang dibutuhkan oleh pasien. Bahkan pada RDP kemarin saat kami panggil Kadis Kesehatan salah seorang Anggota DPRD menyampaikan pelayanan yang buruk ini di Rumah Sakit Lukas”. Tutur Sarozinema

Wakil Ketua Komisi B dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengatakan pihaknya akan melakukan sidak dalam waktu dekat terutama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lukas yang ada di Hilisimaetano untuk melihat kondisi fasilitas dan mendengarkan keluhan dari para pesien sendiri.

“Kita berharap Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan lebih melengkapi dan cepat tanggap dalam pelayanan masyarakat. Karena ini menyangkut soal nyawa manusia”. Tukasnya

Penulis: Wilson Loi

Exit mobile version