Suaranusantara.com- Kongres PDI Perjuangan hingga kini belum diketahui pasti kapan akan digelar lantaran partai masih melihat situasi dan kondisi yang ada saat ini.
Kendati demikian, PDI Perjuangan Purworejo menyatakan meminta Megawati Soekarnoputri kembali menjadi ketua umum (ketum) partai berlambang moncong putih itu.
“Kami PDI Perjuangan Purworejo 100 persen mendukung Ibu Megawati Soekarnoputri untuk kembali memimpin Partai ini,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Rabu 16 April 2025.
Adapun PDI Perjuangan Purworejo meminta Megawati kembali jadi ketum lantaran dinilai sebagai sosok yang masih layak memimpin partai berlambang banteng tersebut.
Hal ini dikarenakan rekam jejak Megawati yang telah terbukti membawa PDI Perjuangan pada masa kejayaannya.
“Kepemimpinan beliau masih dibutuhkan,” tegas Dion, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Purworejo.
Adapun Kongres PDI Perjuangan yang semula dijadwalkan pada April 2025 berpotensi mundur. Hal ini setelah Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani memberikan sinyal mundurnya jadwal kongres. Namun, Puan memastikan kongres akan berlangsung pada tahun 2025 ini dan tidak akan lewat.
“Bisa saja mundur dari bulan April. Namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025,” ujar Puan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin 14 April 2025.
Puan berujar Kongres PDI Perjuangan tak perlu terburu-buru. Hal ini dikarenakan melihat situasi dan kondisi saat ini.
“Kongres sampai saat ini belum ditentukan akan dilaksanakan kapan, karena melihat situasi, kondisi yang ada, tentu saja ini tidak perlu dilakukan terburu-buru, semuanya on the track,” kata Puan.
Menurutnya, pelaksanaan tugas dan berjalannya roda organisasi partai masih terkendali di bawah naungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati.
Megawati diketahui menjadi ketum sejak tahun 1993 melalui Kongres Nasional, kala itu di jaman pemerintahan Soeharto masa Orde Baru.
