Jokowi Tolak PPP Lebih Pilih PSI, NasDem: Ke Mana Aja Boleh Kok tapi Kiranya Contoh Pak SBY Bisa Hidup Tenang Menikmati Hidup

Ahmad Sahroni politisi dari Partai NasDem kini posisi di DPR RI dinonaktifkan(instagram @ahmadsahroni88)

Ahmad Sahroni politisi dari Partai NasDem kini posisi di DPR RI dinonaktifkan(instagram @ahmadsahroni88)

Suaranusantara.com- Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa dirinya lebih memilih masuk ke dalam bursa calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (Caketum PSI).

Hal tersebut dinyatakan Jokowi usai dirinya disebut-sebut masuk dalam bursa caketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Saya di PSI saja lah,” ujar Jokowi usai menunaikan solat Iduladha, Jumat 6 Juni 2025 lalu.

Partai Nasional Demokrat (NasDem) melalui Bendahara Umum (Bendum), Ahmad Sahroni menilai tak ada yang salah dengan sikap politik Jokowi tersebut, bebas mau berlabuh ke mana saja.

“Beliau (Jokowi) mau ke mana aja boleh kok,” kata Sahroni kepada wartawan, Senin 9 Juni 2025.

Kendati demikian, Sahroni menyarankan agar Jokowi bisa mencontoh Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kata Sahroni, SBY usai tak lagi menjadi Presiden bisa menikmati hidup dengan tenang.

“Tapi saran saya sebagai adik, kiranya Pak Jokowi lihat contoh kaya Pak SBY, hidup tenang dan menikmati hidup setelah tidak lagi jadi presiden. Saya bangga lihatnya,” ujarnya.

Menurutnya, Jokowi sebaiknya menyerahkan urusan perpolitikan kepada anak dan menantunya. Dia meyakini anak dan menantunya akan menjadi penerus Jokowi di masa depan.

“Iya sebagai saran dan masukan berilah urusan politik bagi anak dan mantu yang saat ini sedang bertugas,” kata dia.

Sahroni meyakini bahwa anak dan mantu Jokowi bisa meneruskan cita-cita Presiden ke 7 RI itu ke depannya.

“Pak Jokowi sebagai ayah harus selalu ngawasin anak dan mantunya yang lagi bekerja untuk rakyat. Insya Allah mereka akan jadi penerus Pak Jokowi ke depan,” imbuh Sahroni.

Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa dirinya enggan masuk bursa caketum PPP lantaran suah ada banyak nama besar yang masuk dengan kapasitas baik

“Yang di PPP, saya kira banyak caketum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi. Banyak itu calon yang sudah beredar kan banyak,” kata Jokowi saat ditemui awak media di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Exit mobile version