Eggi Sudjana Tantang Jokowi Tunjukan Ijazah Asli: Ini Simple Tinggal Tunjukin, Saya Minta Maaf pun Mau

Eggi Sudjana beri keterangan pers terkait pemeriksaan tudingan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya, Senin 7 Juli 2025 (instagram @duniahariini17)

Eggi Sudjana beri keterangan pers terkait pemeriksaan tudingan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya, Senin 7 Juli 2025 (instagram @duniahariini17)

Suaranusantara.com- Eggi Sudjana salah satu orang yang dilaporkan Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke Polda Metro Jaya atas tudingan ijazah palsu, pada kemarin Senin 7 Juli 2025 memenuhi panggilan untuk jalani pemeriksaan.

Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Eggi Sudjana mengatakan bahwa kasus ijazah Jokowi bisa selesai tak perlu berlarut-larut.

Eggi mengatakan penyelesaian kasus sangat simple yakni Jokowi menunjukan fisik ijazah aslinya ke hadapan publik.

Eggi pun mengaku bersedia minta maaf dan kasus ditutup jika Jokowi mau menunjukan fisik ijazah asli.

“ini soal simpel soal ijazah. Saya pernah bilang di pengadilan jika Jokowi menujukan ijazah asli, case close, tutup kasus saya minta maaf pun mau, kalau Jokowi menunjukkan ijazah asli. Tapi, kalau tidak ya saya kejar terus kurang lebih 4 tahun berjalan ini,” kata Eggi, Senin, 7 Juli 2025.

Eggi mengaku hingga kini belum pernah melihat ijazah asli yang dimaksud. Ia mempertanyakan sikap Jokowi yang justru menunjuk kuasa hukum hingga melibatkan kepolisian.

Ia juga menyindir karakter Presiden Jokowi yang dinilainya senang difoto.

“Logika terakhirnya dalam konteks ijazah, kalau dia punya tunjukkan sederhana. Tunjukkan saja saya punya ngapain dia sewa lawyer, ngapain dia panggil polisi, lapor polisi padahal dia tinggal tunjukkan saja, tidak berbiaya, sederhana. Kata Rismon justru ijazah UGM itu kebanggaan kenapa ditutupi, padahal Jokowi paling seneng difoto, giliran foto ijazah tidak boleh,” katanya.

Selain Eggi, Polda juga turut serta memanggil Roy Suryo untuk menjalani pemeriksaan.

Roy mengaku dicecar sebanyak 85 pertanyaan. Namun, dari 85 pertanyaan itu, Roy mengaku enggan menjawab lantaran dinilai tidak jelas.

“Saya nggak perlu jawab, saya nggak baca haha yasudah artinya lewat saja kosong, wong jawabannya sudah jelas,” paparnya.

 

Exit mobile version