Suaranusantara.com- Menyambut hari raya Iduladha 2026 pada Rabu 27 Mei mendatang, Presiden RI Prabowo Subianto seperti biasa menyumbangkan hewan-hewan kurban berupa sapi yang dibeli dari sejumlah peternakan di Indonesia.
Salah satu sapi kurban yang menjadi pilihan Prabowo untuk Iduladha 2026 yakni bernama Bison. Bison merupakan sapi jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton yang dibeli dari peternakan di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Bison akhirnya terpilih sebagai sapi kurban pilihan Prabowo setelah melalui proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Mereka mengatakan sapi kurban berukuran jumbo itu 100 persen sehat, sehingga memenuhi syarat untuk disembelih.
“Kami jamin sapi berusia empat tahun dari bantuan Presiden Prabowo untuk warga Balikpapan ini 100 persen sehat, bebas dari segala jenis penyakit menular, dan memenuhi syarat mutlak untuk kurban,” ujar Kepala DKP3 Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih di Balikpapan, Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, sapi seberat 1,05 ton bernama Bison itu lolos uji klinis dan kesehatan hewan secara ketat, dengan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan.
Dari hasil pemeriksaan juga diterbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden untuk warga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur tersebut sehat dan bebas dari segala jenis penyakit menular.
Wahyuningsih mengapresiasi keberhasilan peternak lokal di RT 13, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, yang berhasil memproduksi sapi dengan standar kualitas nasional.
Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas peternakan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan besar.
Sementara itu, Anita, pemilik MWC Farm yang merawat Bison menjelaskan sapi tersebut awalnya didaftarkan untuk seleksi kurban kepresidenan sekitar satu setengah bulan lalu. Saat itu bobot awal 973 kilogram.
Selama proses kurasi intensif oleh kementerian terkait dan Sekretariat Negara secara daring, bobot sapi bertanduk sempurna tersebut melonjak drastis hingga mencapai 1.050 kilogram saat timbang akhir digital.
“Rahasia pertumbuhan yang cepat tersebut terletak pada kedisiplinan perawatan harian yang ketat dalam satu tahun terakhir, meliputi mandi dua kali sehari, pemberian pakan jomboran dua kali sehari, rumput tiga kali sehari, serta pemberian vaksin dan vitamin berkala,” ujar Anita.
Dia mengatakan salah satu syarat wajib dari Sekretariat Negara adalah kondisi fisik sapi harus bertanduk utuh, kokoh dan sempurna tanpa cacat sedikit pun, selain aspek bobot dan kesehatan prima.
Sapi tersebut segera ditempatkan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC).
Disembelih pada momentum Hari Raya Iduladha, kemudian seluruh dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.


















Discussion about this post