Suaranusantara.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk bekerja keras agar pembangunan IKN segera rampung.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
“Sebagaimana yang juga pemerintah sampaikan bahwa sampai hari ini pemerintah tetap berkomitmen sesuai dengan rencana adalah untuk menyelesaikan pembangunan IKN secepatnya,” kata Prasetyo Hadi.
“Sekarang Otorita IKN sedang bekerja keras diminta oleh bapak presiden untuk sesegera mungkin menyelesaikan,”tambahnya.
Dia mengatakan, bahwa Prabowo berharap pembangunan di IKN dapat selesai dalam waktu 3 tahun.
“Kemarin hitung-hitungannya kurang lebih kita berharap dalam 3 tahun ke depan bisa selesai sarana-prasarana yang diperlukan, untuk menjalankan pemerintahan,” ucapnya.
Menurut Prasetyo, sarana untuk menjalankan fungsi lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus ada terlebih dahulu sebelum pemerintah akhirnya memutuskan pindah ibu kota.
“Ini adalah sarana-prasarana, syarat yang kita merasa ini harus ada sebelum kita memutuskan atau Bapak Presiden menandatangani Keppres Pemindahan Ibu Kota,” kata Prasetyo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyetujui anggaran kelanjutan IKN periode 2025 – 2029 sebesar Rp 48,8 triliun.
Anggaran itu akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan kompleks legislatif, yudikatif, dan ekosistem pendukung ke wilayah IKN.
