Kabarnya Prabowo dan Megawati Akan Bertemu Lagi, Puan Maharani: Mungkin Secepatnya

Potret pertemuan antara Presiden RI Prabowo dan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar pada Senin malam 7 April 2025.

Potret pertemuan antara Presiden RI Prabowo dan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar pada Senin malam 7 April 2025.

Suaranusantara.com- Ketua DPR RI Puan Maharani bicara soal kabar Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang rencana akan bertemu kembali.

Kata Puan Maharani, Prabowo dan Megawati akan bertemu dalam waktu dekat ini. Namun, dia menegaskan pertemuan tersebut tidak dilakukan hari ini, Minggu 17 Agustus 3035.

Mengingat pada hari Minggu ini agenda Prabowo sangatlah padat terkait rangkaian perayaan HUT RI ke-80.

“Enggak, presiden kan banyak agenda, belum karnaval, belum yang lain-lain. Pasti insya Allah akan ada pertemuan, tapi enggak hari ini,” kata Puan di Istana Merdeka, Minggu 17 Agustus 2025.

Puan menyebutkan pertemuan itu bisa saja dilakukan dalam waktu dekat, meski jadwal Presiden Prabowo masih padat hingga akhir pekan.

“Mungkin secepatnya. Mungkin saja (minggu ini), karena jadwal presiden dalam rangka 17-an masih padat,” ujarnya.

Terkait agenda pertemuan, Puan menekankan bahwa tidak harus selalu membahas hal-hal serius. Menurutnya, pertemuan Megawati dan Prabowo juga bisa menjadi ajang silaturahmi.

“Setiap pertemuan enggak harus ada pembahasan serius. Nanti bagaimana membicarakan bangsa dan negara, silaturahmi, bertemu, cerita, dan makan enak,” jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo dan Megawati sudah beberapa kali bertemu seusai Pilpres 2024. Pertemuan pertama saat silaturahmi Lebaran Idulfitri 1446 H.

Di mana Prabowo menyambangi kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Lalu Prabowo dan Megawati bertemu lagi saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Megawati hadir sebagai Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua

Ditanya apakah kedekatan itu menjadi sinyal PDIP akan masuk ke pemerintahan, Puan menegaskan hubungan antara Prabowo dan PDIP sudah dekat sejak lama.

“Dari dulu sudah dekat kayak kakak adik,” ucapnya.

Mengenai isu reshuffle kabinet, Puan menegaskan posisi PDIP jelas, yakni mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.

“Kan PDIP sudah menyatakan bahwa kami akan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dalam membangun bangsa dan negara, dan akan meluruskan semua program untuk menjalankan visi Presiden Prabowo agar manfaatnya bisa sebesar-besarnya untuk rakyat,” tegasnya.

Puan menambahkan, hingga kini belum ada mandat atau persiapan khusus dari PDIP terkait pertemuan itu.

“Belum ngomong tentang itu,” pungkasnya.

Exit mobile version