Suaranusantara.com- Nama politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni masih terus menjadi sorotan terlebih harta kekayaan yang mencapai Rp.328 miliar.
Publik pun bertanya-tanya bisnis apa yang digelutui oleh Ahmad Sahroni hingga memiliki harta kekayaan Rp.328 miliar.
Ahmad Sahroni, sebelum terjun ke panggung politik dan menjadi Anggota DPR RI. Dia diketahui dijuluki crazy rich Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sahroni kerap bergaya parlente. Bahkan outfit yang digunakan dalam kegiata sehari-hari bisa mencapai ratusan juta rupiah atau bahkan miliaran.
Hal itu terpampang dari setiap unggahan di media sosial. Outfit yang dikenakan mulai baju, celana, ikat pinggang, sepatu hingga jam tangan menjadi sorotan.
Terlebih lagi, setelah duduk menjadi Anggota DPR RI, setiap gerak-geriknya seakan diawasi publik. Publik pun penasaran bisnis apa yang digeluti oleh pria kelahiran 1977 itu hingga dijuluki crazy rich Tanjung Priok.
Ternyata, usut punya usut, Sahroni menggeluti bisnis mulai daei jual beli barang mewah, properti, hingga bahan bakar kapal.Hal itu sempat dibocorkannya ketika menjadi bintang tamu siniar Helmy Yahya Bicara beberapa waktu lalu.
“Kita kalau mendetailkan usaha sepertinya riya’, tapi memang ada usaha seperti properti, main jam tangan jual beli, kendaraan roda empat,” kata dia dikutip Rabu 3 September 2025.
Deretan bisnis itu, kata Ahmad Sahroni berkembang, meski tidak tampak di mata publik.
“Orang tak melihat secara fakta, tapi bisnis ini berkembang. Ada juga jual beli perangkat, tanah, barang berharga. Dilakukan semua,” imbuhnya.
Kendati begitu, Ahmad Sahroni mengungkapkan, awal mula kesuksesannya berasal dari bisnis minyak kapal. Kebetulan, ia sempat menyuplai bahan bakar untuk kapal perang Amerika selama beberapa tahun.
“Tapi awalnya, saya mengumpulkan lumayan duit dari minyak untuk kapal. Tiga tahun berturut-turut, saya suplai kapal perang Amerika yang masuk ke Indonesia. Waktu itu sering zaman Barack Obama, zaman Donlad Trump sudah tidak,” paparnya.
Lebih lanjut, ayah dua anak tersebut menjelaskan bisnisnya. Diakuinya, ia mudah mendapatkan uang, karena pihak kapal Amerika membayarkan uang pembelian di awal.
“Zaman Obama, saking kayanya Amerika, 2 bulan sebelum kapal datang udah bayar cash. Setiap 3 bulan datang, isi bensin di Jakarta, Bali. Gimana gak dapat duit, 2 bulan sebelum datang, bayar cash di depan,” pungkasnya.
Sebelum menjadi sukses seperti sekarang, Sahroni memulai semua dari nol. Bahkan sejumlah pekerjaan dilakoni demi menyambung hidup.
Mengutip laman MPR, berikut riwayat pekerjaan sang politikus dan pengusaha tersebut
– Sopir di PT Niaga Gemilang Samudra (1998)
– Sopir di PT Milenium Inti Samudra (1999)
– Staff Operasional PY Milenium Samudra (2001)
– Kepala Operasional PT Milenium Inti Samudra (2001)
– Direktur Operasional PT Milenium Inti Samudra (2002)
– Direktur PT Sagakos Intec (2003)
– Direktur Utama PT Sagakos Intec (2003)
– Direktur Utama PT Ekasamdura Lima (2005)
– Direktur Utama PT Ruwanda Satya Abadi (2008)
– Anggota DPR RI Fraksi Nasdem (2014)
– Wakil Ketua Komisi III DPR (2019-2025)
Berdasarkan laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kekayaan Sahroni pada Februari 2025, hartanya menembus Rp328.914.784.272 atau Rp328,9 miliar.
Kekayaan tersebut terbagi menjadi sejumlah aset sebagai berikut:
– Tanah dan bangunan Rp139,5 miliar
– Alat transportasi dan mesin Rp38,1 miliar
– Harta bergerak lainnya Rp 107,7 miliar
– Surat berharga Rp60 juta
– Kas dan setara kas Rp78,3 miliar.
