Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Marinus Gea ke Imigrasi: Orang Asing Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

snc4 by snc4
9 September 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Anggota DPR RI Marinus Ge(Foto: Suaranusantara/Ilwan Nehe)

Anggota DPR RI Marinus Ge(Foto: Suaranusantara/Ilwan Nehe)

5
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea menilai persoalan pengawasan terhadap orang yang keluar-masuk Indonesia masih terus berulang dari waktu ke waktu. Menurutnya, pergantian pejabat maupun sistem belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan.

Hal itu disampaikan Marinus saat Komisi XIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (9/9/2026).

“Persoalan orang asing masuk ke Indonesia maupun warga negara kita yang keluar negeri ini bukan persoalan baru. Menteri berganti, dirjen berganti, kepala kantor wilayah berganti, kepala kantor imigrasi berganti, tapi persoalannya terus berulang,” kata Marinus.

BACAJUGA

Komisi XIII DPR RI Sidak Lapas IIA Cibinong, Perintahkan Petugas Kosongkan Klaster Mewah: Barang-barang Dikeluarkan

Komisi XIII DPR RI Cek Langsung Lapas Cibinong Usai Temuan Ombudsman

Marinus meminta pemerintah tidak hanya mengejar angka pencegahan TPPO atau pemalsuan dokumen perjalanan. Ia menilai jaringan di balik pengiriman orang ke luar negeri juga harus dibongkar.

“Jangan berhenti pada berapa orang yang dicegah atau berapa paspor yang dipalsukan. Yang harus kita bongkar itu siapa sponsornya, siapa perekrutnya, siapa jaringannya, perusahaan mana yang terlibat dan siapa fasilitatornya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi intervensi terhadap petugas imigrasi di lapangan. Menurutnya, jangan sampai petugas yang awalnya sudah melakukan pencegahan justru terpaksa meloloskan seseorang karena mendapat tekanan dari pihak tertentu.

“Pertanyaannya, berapa banyak orang yang akhirnya lolos karena petugas mendapat tekanan? Bisa saja tekanannya dari internal, eksternal, hubungan pertemanan atau kepentingan tertentu. Ini yang harus berani kita buka,” tegas Marinus.

Ia mencontohkan kasus pengiriman warga negara Indonesia ke Kamboja. Menurutnya, ketika warga negara Indonesia sudah berada di luar negeri dan mengalami persoalan, dampaknya justru harus ditangani oleh perwakilan Indonesia di negara tersebut.

“Jangan sampai orang lolos karena administrasinya tidak lengkap, kemudian setelah di luar negeri baru kita tahu ada masalah. Ketika ada yang meninggal atau menjadi korban, yang repot akhirnya KBRI kita di sana,” katanya.

Selain arus keluar warga negara Indonesia, Marinus juga meminta pengawasan terhadap orang asing yang masuk menggunakan visa turis tetapi kemudian melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan izin tinggalnya.

“Di depan mata kita ada orang asing yang datang menggunakan visa turis, tetapi kemudian bekerja atau melakukan aktivitas lain. Di Jakarta ada, di Bali juga ada. Ada yang mengajar diving, membuka kegiatan fitness, yoga dan aktivitas lainnya,” ujar Marinus.

Menurut Marinus, persoalan tersebut harus dilihat dari perspektif kepentingan nasional. Ia mempertanyakan kondisi ketika orang asing datang dan mencari penghidupan di Indonesia, sementara pada saat yang sama warga negara Indonesia justru menghadapi persoalan serius ketika bekerja di luar negeri.

“Yang kita lihat setiap hari, orang asing keluar-masuk Indonesia, mencari makan di negara kita. Tapi pertanyaannya, apa yang mereka berikan kepada negara kita? Sementara di sisi lain, kita mengirimkan orang-orang Indonesia ke luar negeri, tetapi mereka justru disiksa dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum,” kata Marinus.

Ia menilai negara harus memiliki keberpihakan yang lebih kuat terhadap perlindungan warga negara Indonesia, baik ketika berada di dalam negeri maupun saat bekerja di luar negeri.

“Jangan sampai negara kita begitu mudah memberikan ruang kepada orang asing, tetapi ketika orang Indonesia menjadi korban di luar negeri, kita baru sibuk menangani setelah semuanya terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan teknologi seperti autogate dan sistem informasi tidak akan efektif jika masih dapat ditembus oleh intervensi atau kepentingan tertentu.

“Kita sudah bangun autogate, kita keluarkan anggaran untuk IT dan membangun sistem pengawasan. Tapi sistem yang bagus bisa rusak kalau masih ada kekuasaan atau intervensi yang bisa melewatinya,” katanya.

Karena itu, Marinus menekankan pentingnya integritas petugas dan keberanian menjalankan aturan tanpa pandang bulu.

“Persoalannya bukan hanya teknologi dan anggaran. Yang paling penting adalah integritas, kejujuran dan keberanian menjalankan aturan. Kalau sistemnya bagus tapi bisa diintervensi, akhirnya sistem itu tidak berarti apa-apa,” pungkasnya.

Tags: ImigrasiKhususKomisi XIII DPR RIMarinus Gea
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden Prabowo Subianto perintahkan kaji soal usulan Ketua DEN Luhut (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo Perintahkan Kaji Soal Usulan Luhut Kerugian Negara Bukan Korupsi, Yusril: Dicocokan dengan Situasi Negara Saat Ini

by Feri Spt
26 October 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk mengkaji usulan...

Momen pertemuan Presiden Prabowo dan Gubernur URI, Minggu 25 Oktober 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Gubernur URI Sambangi Prabowo di Hambalang, Apa yang Dibahas?

by Feri Spt
26 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Marsekal TNI (Purn)...

Polresta Tangerang Siapkan Skema Antisipasi Kemacetan Arus Mudik

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Polda Metro Jaya Sasar Pengendara Lawan Arus hingga Pengguna Ponsel

26 October 2026
Kecelakaan Beruntun Mobil BYD

Kecelakaan Beruntun, Polisi Tetapkan Pengemudi Mobil BYD Tersangka

26 October 2026

Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses, Komisi III DPR Libatkan 20 Elemen Masyarakat

26 October 2026
Ibas

EBY Ajak Generasi Muda Kendal Berinovasi dan Manfaatkan Teknologi untuk Ciptakan Peluang Kerja

26 October 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Ibas
Nasional

Ibas Dorong UMKM dan Batik Kendal Naik Kelas, Perluas Akses Permodalan dan Pasar

by snc4
26 October 2026

Suaranusantara.com— Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, H. Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas),...

Wakil Ketua MPR RI Ibas

Ibas Dorong Santri Kendal Kuasai Ilmu Agama dan Keterampilan Kerja untuk Menjawab Tantangan Zaman

26 October 2026
Hindun Anisah

Badan Pengkajian MPR RI Serap Masukan Akademisi di UNDIP untuk Penyempurnaan PPHN

26 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat bicara soal OMC (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Akan Alokasikan Anggaran Buat Modifikasi Cuaca: OMC Turunkan Polusi, Masyarakat Happy

26 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal dugaan pelari JRF 2026 terobos barikade besi (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Angkat Bicara Soal Pelari JRF 2026 Diduga Terobos Barikade

26 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com