Suaranusantara.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi mengatakan ada sebanyak 9.498 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo petani yang digelar di depan Gedung DPR/MPR hari ini, Rabu (24/9).
Dari 9.498 personel itu, lanjut dia, 7.000 diantaranya berasal dari polisi Republik Indonesia.
“Ada 9.498 personel gabungan. Dari Polri ada 7.000-a, kemudian dari Kodam Jaya dan gabungan dari Korps Marinir ada 1.400-an, kemudian dari Pemda ada 300-an dan dari Pamdal juga ada 300-an,” kata Ade Ary kepada wartawan.
Baca Juga : Masa Buruh dan Petani Demo Tolak BBM Naik di Jakarta
Ade Ary menegaskan, pelayanan dan pengamanan aksi demo ini dilakukan secara humanis, sesuai arahan Kapolda Metro Jaya.
Lebih lanjut, Ade Ary meminta maaf kepada masyarakat lain, khususnya pengguna jalan yang terdampak kemacetan di sekitar lokasi aksi demo.
Meski begitu, dia mengaku, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk memudahkan masyarakat.
“Namun tidak perlu khawatir, kami ada mohon masyarakat yang beraktivitas mengikuti saran dan arahan petunjuk petugas kami,” ujarnya.
Baca Juga : Sebanyak 2.554 Personel Gabungan Turun Amankan Demo Ojol Hari Ini
Diketahui, ribuan petani mengguruduk DPR RI dalam momen Hari Tani Nasional. Aksi demonstrasi menuntut pemerintah menuntaskan 24 masalah struktural agraria dan sembilan langkah perbaikan.
