Suaranusantara.com – Partai Golongan Karya (Golkar) menyatakan dukungan atas usulan pemerintah untuk menjadikan Presiden RI ke-2, Soeharto diberikan gelar Pahlawan Nasional.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Idrus Marham.
Dia menegaskan, Golkar akan terus memperjuangkan agar usulan Soeharto menjadi pahlawan nasional bisa terealisasi.
“Golkar tidak pernah surut dan tidak pernah mundur sedikit pun untuk memperjuangkan Pak Harto sebagai pahlawan nasional,” ucap Idrus di Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Menurut Idrus, Soeharto yang juga merupakan ayah anggota DPR RI Titiek Soeharto, memiliki banyak prestasi selama 31 tahun memimpin Indonesia.
Ia menilai, Soeharto berhasil melakukan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri strategis nasional, hingga infrastruktur.
“Kami juga melihat bahwa Pak Soeharto, siapapun kalau mau jujur menilai prestasi-prestasi pembangunan yang dilakukan, baik di dalam mendesain bagaimana dengan GBHN-nya, dan ini berjalan dengan triloginya, misalkan dan lain-lain, ini kan dijalankan dengan baik,” katanya.
Idrus juga menyinggung keputusan Soeharto untuk mengundurkan diri setelah memimpin Indonesia selama puluhan tahun, yang menurutnya merupakan bentuk tanggung jawab dan kesadaran sebagai pemimpin.
“Sudah mulai terbongkar satu-satu bahwa ada intervensi dari luar dan lain-lain. Ada rekayasa-rekayasa. Tetapi Pak Harto juga kan rela bahkan mengundurkan diri,” kata Idrus.
“Kan ini kan sangat luar biasa. Secara sadar mengundurkan diri dan lain-lain sebagainya, lalu menyerahkan kepada aturan yang ada. Kita masih ingat pada waktu itu,” imbuhnya.
Dengan demikian, Idrus menegaskan tidak ada alasan bagi Golkar untuk menolak pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto. Meski begitu, ia tetap menghormati adanya perbedaan pendapat di masyarakat terkait usulan tersebut.
