Suaranusantara.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan renovasi sebanyak 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
Target ambisius ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan pengarahan terkait pelaksanaan APBN 2026 kepada para sekretaris jenderal, sekretaris kementerian, dan sekretaris utama dari seluruh kementerian/lembaga (K/L) di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Prasetyo mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, pemerintah telah berhasil merenovasi sekitar 16 ribu sekolah. Namun, jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk mengejar kebutuhan perbaikan terhadap sekitar 330 ribu sekolah di seluruh negeri.
“Kalau setiap tahun kita hanya mampu memperbaiki sekolah-sekolah kita di kisaran 16 ribu ini butuh berapa puluh tahun untuk bisa menyelesaikan 330 ribu sekolah? Oleh karena itulah, beliau [Presiden Prabowo] memberikan petunjuk, tahun 2026 beliau menghendaki setidak-tidaknya kita harus bisa melakukan perbaikan di kurang lebih 60 ribu sekolah sehingga diharapkan dalam masa lima tahun itu seluruh sekolah itu sudah diperbaiki,” ujar Prasetyo.
Untuk mewujudkan target tersebut, Prasetyo menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil nyata. Ia meminta seluruh jajaran K/L untuk memiliki kepekaan yang sama dalam menyusun rencana belanja.
“Kami berharap bapak/ibu sekretaris jenderal masing-masing kementerian punya kepekaan yang sama terhadap rencana-rencana belanja di setiap kementeriannya masing-masing karena memang semangatnya sekali lagi kita ingin setiap rupiah yang dikeluarkan betul-betul tepat sasaran dan sesuai dengan dampak yang kita inginkan,” tegasnya.
