Resmi Jadi Kapolri Baru, Segini Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto

Harta kekayaan Suyudi Ario Seto yang kini jadi Kapolri baru menggantikan Listyo Sigit Prabowo (Instagram @susandayjones)

Harta kekayaan Suyudi Ario Seto yang kini jadi Kapolri baru menggantikan Listyo Sigit Prabowo (Instagram @susandayjones)

Suaranusantara.com- Suyudi Ario Seto telah resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolri usai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 1 Oktober 2026 di Istana, Jakarta.

Suyudi Ario Seto dilantik menjadi Kapolri baru menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang kini menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Selain dilantik, Suyudi juga menerima kenaikan pangkat dari Komisaris Jenderal (Komjen) jadi Jenderal bintang empat.

Sebelum dilantik, Suyudi pada Kamis pagi menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.

Hasil fit and proper test itu, DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Listyo. Hingga Kamis siang, Prabowo pun melantik Suyudi secara resmi.

Suyudi sebelum menjadi Kapolri, dikenal sebagai
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, yang sebelum kini jadi Akpol) tahun 1994.

Selama berdinas sebagai polisi, Suyudi memiliki latar belakang di bidang reserse. Pengalamannya di bidang reserse itu tampak dari rekam jejaknya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat. Ia juga sempat menjabat Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Dari reserse, Suyudi kemudian mendapat sejumlah posisi kepemimpinan di lembaga kepolisian. Rekam jejak kepemimpinan Suyudi didominasi berada di tingkat daerah, seperti di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Di tingkat kabupaten/kota, Suyudi pernah menjabat sebagai kepala sejumlah Polres di Jabodetabek. Beberapa di antaranya adalah Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, dan Kapolres Jakarta Pusat.

Sementara di tingkat provinsi, Suyudi pernah ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya pada 2023 lalu dan Kapolda Banten pada 2024.

Karier kepolisian Suyudi kemudian menanjak lagi pada Agustus 2025. Jelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden, Suyudi ditunjuk sebagai Kepala BNN. Hal itu beriringan dengan pengangkatannya menjadi jenderal polisi bintang tiga.

Setahun setelah menjabat sebagai Kepala BNN, Suyudi kemudian dijadikan calon Kapolri yang baru pada Oktober 2026. Ia menjadi calon tunggal pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Lantas, berapa harta kekayaan yang dimiliki Suyudi yang kini menjadi Kapolri?

Berdasarkan laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Suyudi tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 5.847.000.000 atau Rp 5,8 miliar.

Berdasarkan laman resmi e-LHKPN KPK, harta kekayaan tersebut dilaporkan pada 28 Maret 2026 dalam kedudukan Suyudi sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Komponen kekayaan terbesar Suyudi berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 4.600.000.000.

Aset ini terdiri dari dua properti di Kota Jakarta Selatan, yakni tanah dan bangunan seluas 176 m²/225 m² senilai Rp2.400.000.000 serta properti seluas 162 m²/210 m² dengan nilai Rp 2.200.000.000.

Sementara itu, untuk alat transportasi dan mesin, jenderal bintang tiga ini mencatatkan dua unit kendaraan senilai total Rp 457.000.000.

Kendaraan tersebut mencakup sepeda motor Yamaha NMAX AT tahun 2025 hasil sendiri bernilai Rp 27.000.000 dan mobil Mini Cooper Minibus tahun 2022 dari perolehan hibah tanpa akta senilai Rp 430.000.000.

Selain properti dan isi garasi, Suyudi juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya bernilai Rp 40.000.000 serta kecukupan likuiditas dalam bentuk kas dan setara kas sebesar Rp 750.000.000.

Dalam laporan resmi e-LHKPN tersebut, Suyudi tercatat bersih dari tanggungan utang serta tidak memiliki aset surat berharga maupun harta lainnya, sehingga nilai total kekayaannya genap berada di angka Rp 5.847.000.000.

Exit mobile version