Seleksi CPNS Daerah Dibuka Secara Nasional Mulai Tahun Depan

Peserta ujian Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) penerimaan CPNS Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR-RI 2017 di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (2/11/2017). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Makassar-SuaraNusantara

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur memastikan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah akan dibuka secara nasional tahun 2018.

“Tahun depan kita buka, tahun 2018, untuk daerah, per kabupaten dan provinsi,” kata Asman seusai acara Sosialisasi dan Konsultasi Pembentukan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Sulawesi Selatan dan Implementasi LAPOR! SP4N di Sulawesi Selatan, di Makassar, Jumat (10/11/2017).

Terkait jumlah CPNS yang akan diterima, Asman mengatakan sedang memperhitungkan jumlah penerimaan yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara, termasuk salah satu syarat bahwa pemerintah daerah belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen.

Asman berharap perekrutan CPNS daerah ini dapat dilakukan secepatnya.”Lebih cepat lebih bagus,” katanya.

Penerimaan CPNS ini, kata Asman, akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

“Jangan bidang pertanian misalnya yang ingin kita kembangkan, tetapi tidak punya pegawai di bidang pertanian,” ujarnya.

Pemerintah melalui Kemenpan-RB sebelumnya telah membuka penerimaan CPNS tahap kedua periode 2017 sejak September lalu. Pada putaran kedua ini, penerimaan CPNS dibuka untuk 60 K/L dan Pemprov Kaltara.

Pembukaan lowongan CPNS itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis guna mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun, serta karena adanya peningkatan beban kerja pada Kementerian/Lembaga.

Menteri Asman menyampaikan, khusus untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pertimbangannya karena daerah itu merupakan provinsi pemekaran yang masih sangat kekurangan pegawai.

Kontributor: Sumaredi

 

Exit mobile version