Pantun Hasto saat Apel Siaga di Lebak, Bakar Semangat Ribuan Kader PDIP Menangkan Pemilu 2024

Pengurus DPP, DPD dan DPC bersama kader dan simpatisan PDIP mengikuti senam cinta tanah air (Suaranusantara/Def)

Pengurus DPP, DPD dan DPC bersama kader dan simpatisan PDIP mengikuti senam cinta tanah air (Suaranusantara/Def)

 

Suara Nusantara.com – Ribuan kader PDI Perjuangan (PDIP) berkumpul menghadiri Karnaval Perjuangan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-50 PDIP, di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (19/2/2023).

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acar, mulai dari bersih-bersih lingkungan, santunan anak yatim hingga senam cinta tanah air.

Di atas panggung, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyapa para kader dan juga simpatisan yang hadir. Mengawali sambutan dan arahannya saat apel siaga, Hasto membacakan sebuah pantun.

“Pagi cerah matahari bersinar terang, hidup begitu indah hati semakin senang. Di Banten hari ini memerah penuh semangat juang, gelorakan tekad Pemilu 2024 kita menang, saudara-saudara,” kata Hasto dibalas riuh tepuk tangan kader.

Hasto mengingatkan bahwa di Lebak ada sosok warga Belanda yakni Eduard Douwes Dekker alias Multatuli yang namanya dijadikan museum di pusat Kota Rangkasbitung.

“Sosok orang Belanda yang melihat penderitaan rakyat nusantara oleh kolonialisme tersebut, karena itu lah dia menulis yang kemudian tulisannya menjadi inspirasi perjuangan melawan penindasan,” ungkap Hasto.

Usai apel siaga, para Hasto bersama kader dan simpatisan mengikuti senam cinta tanah air. Hasto bersama rombongan didampingi anggota DPR RI yang juga ketua pelaksana kegiatan Marinus Gea kemudian meninjau stand-stand para pelaku UMKM yang menyajikan berbagai produk di event yang mengusung tema Banten Religi (resik, elok, inovatif dan giat) tersebut.

Exit mobile version