Suaranusantara.com – Jelang mudik lebaran tahun 2023,polisi akan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), misalnya pencopetan di terminal dan stasiun saat musim mudik lebaran yang diprediksi akan berlangsung mulai minggu depan.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, diperkirakan jumlah masyarakat Indonesia yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2023 akan membludak. Hal itu terjadi lantaran pemerintah sudah mencabut status PPKM pandemi Covid-19.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, mengatakan bahwa antisipasi gangguan keamanan dilakukan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.
“Kalau terminal, stasiun kereta api sudah pasti ada peningkatan jumlah pemudik, ya tentunya antisipasi copet dan lain-lain ditempat-tempat, terminal bus juga sama, bandara juga sama. Kita melihat eskalasi jumlah pemudik yang menggunakan moda (transportasi-red)” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, beberapa waktu lalu.
Karyoto juga menuturkan bahwa personel intelijen, akan membuat perkiraan keadaan (kirka) untuk melihat ancaman-ancaman yang perlu diantisipasi selama arus mudik, utamanya yaitu mengamankan lokasi yang menjadi titik keberangkatan para pemudik.
“Arus mudik ini sebenarnya kita lebih kepada persiapan keberangkatan dengan modal transportasi apa yang digunakan warga dari Jakarta,” ungkapnya.(ADT)
