Waspada Uang Palsu!!! Banyak Beredar di Saat Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Marinus Gea dan Imaduddin ( youtube MrG Tv )

Marinus Gea dan Imaduddin ( youtube MrG Tv )

SuaraNusantara.com – Setiap tahun sudah menjadi rutinitas penukaran uang yang selalu dilakukan oleh masyarakat menjelang Lebaran. Banyak masyarakat melakukan penukaran – penukaran bukan pada Bank melainkan melakukan penukaran di pinggir jalan .

Melakukan penukaran uang di pinggir jalan sangat rawan dikarenakan banyak beredar uang palsu.

Sebuah video yang diunggah di akun Youtube dengan channel MrG Tv yang dijalankan oleh Marines Gea baru baru ini mengupload video tentang waspada uang palsu beredar menjelang hari raya Idul Fitri .

Dalam video yang diunggahnya Marines Gea mengundang Imaduddin kepala perwakilan Bank Indonesia dari Provinsi Banten.

Bagaimana caranya supaya masyarakat tahu bahwa yang uangnya mereka tukar itu dipastikan bahwa asli atau bukan asli

“Kita sudah mengedukasi 3D” ujar Imaduddin dalam video tersebut

Dengan melakukan 3D tersebut masyarakat bisa memastikan bahwa uang yang mereka tukar asli atau plasunya.

“ Pertama dilihat apakah tertulisnya betul 100.000 kan bisa juga kemudian ada burung garudanya ada tulisan bank Indonesianya ada dilihat juga Kemudian dari sisi warna kalau misalkan sudah mulai pudar atau misalkan warnanya agak berbeda patut untuk dicurigai” sambung Imaduddin

Imadudin juga menghimbau masyarakat untuk menukar uang mereka ke Bank Indonesia dikarenakan lebih aman dari peredaran uang palsu.

“Satu memang layak edar kedua memang tidak palsu lebih baik dan lebih aman itu datang ke bank atau ke Bank Indonesia karena berisiko, berisikonya tadi kemungkinan jumlahnya tidak tepat kan enggak mungkin dihitung saat itu betul yang kedua tadi kemungkinan uang palsu juga tidak ada yang jamin oke ya Kan dan yang ke-3 rawan kejahatan ya kan di pinggir jalan “ ujar Imaduddin dalam video tersebut

Masyarakat yang menjadi korban uang palsu yang bisa dilakukan yaitu melaporkan ke Kepolisian, kemudian bisa melaporkan ke perbankan atau langsung ke Bank Indonesia.

“Kalau menerima uang apalagi transaksinya besar Tolong lakukan 3D itu oke agak terhindar ya jadi korban uang palsu” ujar Imaduddin ( RIFKY/M-UBL )

Exit mobile version