Politisi PDIP Sebut Kota Semarang Sebagai Venesia dari Jawa, Ini Alasannya

foto Instagram Rahajeng Widyaswari @glamdentist/tangkapan layar

foto Instagram Rahajeng Widyaswari @glamdentist/tangkapan layar

Suaranusantara.com – Setiap tanggal 2 Mei di Indonesia diperingati sebagai hari pendidikan nasional. Tanggal tersebut merupakan kelahiran Ki Hajar Dewantara sang bapak pendidikan nasional, yang teguh kukuh berjuang demi terselenggaranya pendidikan untuk rakyat zaman penjajahan Belanda.

Selain diperingati sebagai hari pendidikan nasional, tanggal 2 Mei 2023 juga diperingati sebagai hari jadi kota Semarang yang ke 476.

Politisi PDI Perjuangan, Rahajeng Widyaswari mengatakan bahwa kota Semarang kini telah berubah menjadi kota yang lebih maju dan lebih baik.

“Kota semarang adalah kota kelahiran saya, alhamdulillah sejak 37 tahun yang lalu hingga sekarang, wajah semarang banyak menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik,”ujarnya.

Kota Semarang, lanjut ajeng sapaan akrab Rahajeng Widyaswari, juga dikenal sebagai venetie van java yang artinya venesia dari jawa. Sebutan itu sudah dimulai sejak jaman penjajahan Belanda dahulu.

“Julukan itu diberikan orang Belanda karena banyak sungai yang melintasi kota ini menyerupai venesia di Italia,”tuturnya.

Ajeng yang juga merupakan seorang perempuan dan tenaga medis
berharap kota semarang dapat mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi warganya

“Selamat ulang tahun kota Semarang, semoga ke depannya
pembangunan di kota Semarang semakin merata, baik di seluruh sektor pusat kota dan pinggir kota. di sektor pendidikan dan kesehatan, kota Semarang bisa menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakatnya,”pungkas putri mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia, Tjahjo Kumolo ini.(ADT)

Exit mobile version