Protes Masyarakat Sudah Punya Rumah Tetap Diwajibkan Bayar Tapera

Tapera untuk tabungan agar masyarakat bisa memiliki rumah melalui simpanan wajib yang dibayar tiap bulan (instagram @goposid)

Tapera untuk tabungan agar masyarakat bisa memiliki rumah melalui simpanan wajib yang dibayar tiap bulan (instagram @goposid)

SuaraNusantara.com- Sejumlah pekerja banyak yang keberatan atas pemotongan gaji atau upah sebesar 2,5 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Terlebih pekerja mengaku saat ini atau beberapa tahun lagi belum mau membeli rumah lantaran sudsah memiliki hunian, maka mereka pun keberatan jika harus diikutsertakan Tapera.

Pekerja yang sudah memiliki rumah keberatan atas diwajibkannya keikutsertaan Tapera, mereka pun akhirnya bersuara.

Seperti salah satunya pekerja startup di kawasan Tebet, Jakarta Selatan yang mengaku tidak berencana membeli rumah, baik sekarang atau beberapa waktu ke depan.

Mengingat pekerja tersebut sudah mendapat fasilitas rumah dari orang tua jadi tak pusing memikirkan hunian.

“Temen-temen gue kan banyak yang kayak gitu. Tinggal tempati aja (rumahnya). Kan enggak usah pikirin KPR,” ucap pekerja startup tersebut saat dimintai pendapat melalui telepon pada Selasa 28 Mei 2024.

Kemudian, pekerja lainnya di kawasan Jakarta Selatan juga demikian, lantaran dirinya sudah disiapkan rumah oleh kedua orangnya.

“Enggak ada (keinginan untuk beli rumah) dan enggak kepengin. Karena orangtua gue ada rumah tiga. Tiap anak dapat satu rumah,” ungkap Melda saat dihubungi, Rabu 29 Mei 2024.

Dan saat ini pendapatannya pun difokuskan untuk invesitasi dan kebutuhan keluarga.

Sementara pekerja di pabrik Jakarta Barat juga keberatan atas potongan Tapera mengingat sudah banyak iuran wajib yang dibayarkan.

Terkait hunian, pekerja tersebut mengaku sudah punya perhitungan sendiri

“Beda sih. Misal aku pengin punya rumah berapa tahun lagi, misal mau rumah yang harganya berapa, itu kan enggak cuma aku sendiri, tapi sama pasangan,” jelasnya pada Selasa.

Memang saat ini belum menikah kendati demikian sudah dipikirkan dan nominalnya tentu tengah dipersiapkan bersama pasangan.

*

Exit mobile version