Suaranusantara.com- Anies Baswedan telah memantapkan diri untuk ikut kembali ke Pilgub Jakarta.
Anies bahkan telah mendapatkan rekomedasi dari PKB dan diusung secara resmi oleh PKS untuk maju ke Pilgub Jakarta 2024.
Adapun PKS pada Selasa 25 Juni 2024 secara resmi mengumumkan Anies sebagai bacagub dan dipasangkan dengan Sohibul Iman sebagai cawagub di Pilgub Jakarta 2024.
Melihat PKS telah resmi mengusung Anies kembali di Pilgub Jakarta 2024, NasDem angkat bicara.
NasDem diketahui hingga kini belum juga menentukan langkah terkait Anies maju Pilgub Jakarta 2024.
Mengingat saat maju di Pilpres 2024, NasDem mendukung Anies sebagai capres.
Waketum NasDem, Ahmad Ali pun berkelakar bahwa terkait mengusung Anies di Pilgub Jakarta 2024 hanya Allah dan Surya Paloh lah yang tahu.
“Hanya Allah dan Surya Paloh yang tahu,” kata Ahmad Ali kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Juni 2024.
Kata Ali, hingga kini partainya masih terus berdiskusi dengan partai politik lainnya terkait sosok yang bakal diusung ke Pilgub Jakarta 2024.
Selain itu, NasDem juga masih mempertimbangkan hasil survei sosok yang pantas ke Pilgub Jakarta 2024.
“Sampai hari ini Nasdem belum mengeluarkan rekomendasi itu untuk DKI, jadi sedang diskusi dengan parpol dan sekali lagi bahwa parameter yang digunakan partai Nasdem selama ini untuk mengusung orang, mengusung calon adalah identitas dan survei,” pungkas dia.
Anies telah resmi diusung sebagai bacagub oleh PKS dan dipasangkan langsung dengan Sohibul Iman yang menjadi cawagub.
Pengumuman resmi duet antara Anies Sohibul Iman disampaikan langsung oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu pada Selasa 25 Juni 2024 lalu.
“Pada rapat hari Kamis 20 Juni 2024 telah memutuskan, mengusung bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon gubernur dan bapak Muhammad Sohibul Iman sebagai bakal calon wakil gubernur, siap memperjuangkan memenangkannya,” kata Syaikhu di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2024.
Syaikhu mengatakan bahwa partai tentu terbuka lebar untuk partai-partai politik yang ingin berkoalisi.
Mengingat PKS tak bisa mengusung sendirian lantaran perolehan di Pileg hanya memperoleh 18 suara saja.
Sedangkan syarat untuk mengusung sendiri haruslah 22 kursi, untuk itu PKS harus berkolaborasi dengan partai lain yang mendukung Anies Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024.
*
