Suaranusantara.com- Angela Hary Tanoesoedibjo dalam acara Musyarawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang digelar Rabu 31 Juli 2024 di INews Tower, Jakarta Pusat menerima penunjukan sebagai Ketum partai menggantikan posisi sang ayah Hary Tanoesoedibjo.
Angela yang merupakan anak dari konglomerat pengusaha media MNC Group Hary Tanoe langsung ditunjuk oleh ayahnya untuk menjabat sebagai Ketum Partai Perindo.
“Saya juga akan umumkan bagian daripada transformasi itu, yaitu saya akan menugaskan Mba Angela Tanoesoedibjo untuk menjadi ketua umum Partai Perindo. Setuju?” ujar Hary Tanoe disambut teriakan “setuju” oleh para kader pada Rabu 31 Juli 2024.
Angela yang ditunjuk langsung oleh ayahnya untuk menjadi Ketum Perindo langsung mendapat ucapan selamat dari Ketua DPP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.
Dalam memberikan ucapan selamat, Ganjar turut menyampaikan harapannya kepada Angela agar mampu mendorong fungsi dan tugas Partai Perindo untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Selamat atas penunjukan Bu Angela sebagai Ketua Umum Perindo, semoga bisa mendorong fungsi kepartaian Perindo untuk mengabdi pada bangsa dan negara,” kata Ganjar Pranowo, Kamis 1 Agustus 2024.
Ganjar berharap agar kaderisasi Partai Perindo semakin berjalan baik di bawah kepemimpinan Angela.
Dan Ganjar juga berharap agar ke depannya Partai Perindo bisa menjadi sumber rekrutmen calon pemimpin.
“Kaderisasi bisa berjalan baik sehingga bisa menjadi sumber rekrutmen kepemimpinan. Penyerapan aspirasi rakyat lebih efektif karena didukung kepemilikan multimedia yang besar,” ucapnya.
Angela yang merupakan sosok muda baru berusia 37 tahun disambut positif oleh Ganjar.
Ganjar berharap agar Angela bisa menjadi sosok yang membuat anak muda lebih aktif dalam berpolitik.
“Saya berharap lebih banyak anak muda aktif dalam politik karena mereka punya semangat menjebol jiwa revolusioner, punya idealisme,” kata dia.
Kendati demikian, menurutnya juga perlu pembinaan dan mentoring yang benar bagi sosok-sosok atau tokoh muda tersebut.
Hal ini terutama menekankan agar semangat dan jiwa idealisme yang tumbuh tidak padam lantaran godaan material.
“Tinggal pembinaan dari mentor yang baik dan benar agar semangat yang menyala itu tidak mudah padam karena godaan material, uang, kekayaan dan hidup mewah. Sehingga nilai-nilai kekurangan yang anti KKN akan tetap terjaga, ada saling kontrol antaranak muda,” tutupnya.
*
