Wawancara Settingan Ala Jokowi di Istana Soal Putusan MK

Suaranusantara.com – Presiden Jokowi saat ino sedang ramai dibicarakan karena dugaan wawancara ‘settingan’ di Kompleks Istana Kepresidenan, pada dua momen penting.

Momen pertama soal putusan MK terkait syarat Pilkada, lalu moment kedua yakni pada saat demo di DPR RI soal putusan MK.

Momen paling terbaru terjadi pada 27 Agustus lalu, sebagaimana diunggah di akun istagram resminya @jokowi.

“Pak ada tanggapan dengan sejumlah demo yang belakangan terjadi. Dan tanggapannya terhadap mahasiswa yang ditahan?” demikian ucapan dari beberapa orang yang seolah-olah seperti wartawan yang bertanya.

Jokowi tersenyum ketika mendengar pertanyaan tersebut, lalu menjawabnya dengan santai.

“Indonesia negara kita ini adalah negara demokrasi. Penyampaian aspirasi, penyampaian pendapat, ini adalah hal yang baik dalam demokrasi. Saya sangat menghargai itu, saya sangat menghormati itu,” kata Jokowi di Istana

Yang menarik bukan pertanyaan dan jawaban apa yang terlontar dari Jokowi. Namun suasana saat wawancara cegat (doorstop) saat itu, yang dimana hanya ada dua microphone dan 3 buah handphone yang ditodongkan ke Jokowi.

Tak ada microphone dengan logo televisi di sana. Tak ada suara riuh yang juga biasa terjadi saat wartawan doorstop.

Padahal wawancara itu dilakukan di istana negara, yang mana banyak wartawan.

Exit mobile version