Debat Perdana, Pramono Anung Janji Sejahterakan Guru Honorer

Pramono Anung

Cagub DKI Jakarta, Pramono Anung saat diwawancarai di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/9/2024). (Ilham F/Suaranusantara)

Suaranusantara.com – Calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Hal ini diucapkan Pramono saat memaparkan visi dan misi di debat perdana Pilkada Jakarta.

Pramono merasa miris melihat gaji guru honorer di Jakarta yang hanya mengantongi Rp 2 juta per bulan.

Baca Juga: Soal Besaran Tunjangan Rumah Dinas Anggota DPR RI, Sekjen DPR RI: Sedang Kami Kaji

Baca Juga: PDIP Dikabarkan Dapat 3 Kursi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Kata Dasco

“Kami juga tidak melupakan kesejahteraan guru honorer,” kata Pramono.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, para guru honorer di Jakarta harus bekerja sampingan.

Bahkan kata Mas Pram, guru honorer terpaksa utang pinjaman online (pinjol) demi bertahan hidup.

Pramono Anung pun bertekad menaikan pendapatan guru honorer jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Dengan demikian guru honorer bisa fokus mengajar tidak lagi memikirkan biaya kebutuhan hidup.

Baca Juga: Romo Benny Sempat Mengeluh Tidak Enak Badan Sebelum Meninggal Dunia

Baca Juga: Soal Kader PDI Perjuangan Akan Gabung ke Kabinet Prabowo-Gibran, Demokrat Bilang Begini

“Guru honorer yang sampai hari ini hanya menerima gaji Rp 2 juta tiap bulannya, agar mereka fokus mengajar tak lagi mencari pekerjaan sampingan, bahkan terjerat pinjol demi bisa bertahan hidup,” ujarnya.

Selain guru honorer, Pramono juga menyoroti masalah pendidikan warga Jakarta yang sering terkendala biaya.

Dia berjanji menuntaskan pendidikan anak Jakarta hingga 12 tahun tanpa terkendala biaya.

“Kami pastikan wajib belajar tuntas 12 tahun, tanpa kendala biaya,” katanya.

Untuk yang ingin kuliah, dia juga akan menyiapkan beasiswa perguruan tinggi sampai lulus.

“Kami sediakan beasiswa kuliah tidak perlu verifikasi tiap tahun. tapi langsung dikontrak setelah lulus kuliah,” pungkasnya.

Exit mobile version