ASEAN Literary Festival Digelar 3-6 Agustus di Kota Tua Jakarta.

Foto: Net

Jakarta-SuaraNusantara

Dalam rangka merayakan 50 tahun berdirinya Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN, sebuah pertemuan sastrawan se-Asia Tenggara bertajuk ASEAN Literary Festival (ALF), untuk ketiga kalainya akan digelar pada 3-6 Agustus 2017 mendatang, di kompleks Kota Tua, Jakarta.

Direktur Program ALF, Okky Madasari, dalam siaran persnya beberapa saat lalu mengatakan, ALF telah berperan menjadikan budaya dan sastra sebagai unsur penting keberlangsungan ASEAN, terlebih mendeklarasikannya sebagai suatu komunitas.

“Menjadi komunitas berarti mengenal budaya masing-masing, termasuk keakraban terhadap produk-produk sastra dan buku dari masing-masing negara anggota. Ini peran penting ALF,” tutur Okky Madasari.

Dia menekankan peran penting festival yang bisa memperkenalkan pencapaian dan produk sastra penulis-penulis ASEAN ke tingkat global. Festival semacam ALF juga bisa meningkatkan kecintaan akan buku dan membaca di kalangan anak muda di Indonesia.

Selain diikuti oleh penulis, intelektual, seniman dan akademisi dari 10 negara anggota ASEAN, ALF juga akan diikuti pula oleh peserta dari lebih dari 20 negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika dan Australia.

Nantinya, sebelum puncak perayaan digelar, ALF akan mengadakan acara pra festival. Antara lain, Sastra Masuk Kampung, residensi, dan satu tambahan program baru: Jambore Nasional Sastra.

Perayaan ALF kali ini yang bertemakan ‘Beyond Imagination’ akan didukung penuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Luar Negeri.

Penulis: Yon K

 

 

Exit mobile version