Depok, Suaranusantara.com – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengajak, pengusaha yang mempunyai perusahaan yang ada di Kota Depok untuk dapat bekerja sama dalam menurunkan angka pengangguran terbuka di Depok.
“Salah satunya, dengan memberdayakan atau merekrut pegawai yang merupakan warga Kota Depok,” kata Imam Budi di Depok, Jumat.
Ia meminta kepada pemilik perusahaan atau lembaga yang beroperasi di Depok agar mengutamakan tenaga kerja yang ber-KTP dan KK Depok.
Imam Budi mengatakan angka pengangguran terbuka di Kota Depok sebelum pandemi Covid-19 berada di sekitar tujuh persen. Lalu, saat pandemi angka tersebut meningkat menjadi sembilan persen, karena banyak bisnis atau perusahaan yang gulung tikar akibat terdampak Covid-19.
Data tersebut berdasarkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2021. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok Mohammad Thamrin.
“Tapi sekarang sudah menurun lagi dan para pebisnis mulai giat lagi merekrut tenaga kerja. Melalui kegiatan Job Fair atau Bursa Kerja diharapkan merekrut banyak pekerja,” jelasnya.
Menurut dia, selain membuka Job Fair secara offline, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Depok juga membuka Job Fair secara online setiap harinya melalui aplikasi Bursa Kerja Online (BKOL) Depok. Untuk itu, ia mengajak perusahaan agar bisa bekerja sama dengan Disnaker Depok untuk membuka lowongan pekerjaan di aplikasi tersebut.
Kepala Disnaker Kota Depok, Mohamad Thamrin mengatakan salah satu upaya merekrut tenaga kerja adalah menggelar bursa kerja.
“Semoga saja bursa kerja mampu menampung sejumlah pekerja,” katanya.(ADT)
