SuaraNusantara.com – Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus menjadi korban pembacokan. Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa pukul 15.00 WIB di perumahan yang berada di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 28 Maret 2023
Kusworo mengatakan akibat pembacokan, Jaja mengalami luka di bagian kepala dan leher.
Kusworo Wibowo menyebut putri Jaja Ahmad Jayus juga turut menjadi korban dalam kasus pembacokan mantan pejabat itu. Sang anak, Rahmi Dwi Utamai (22 tahun), ikut dibacok lantaran ikut membela ayahnya saat melawan pelaku.
Menurut Kombes Pol. Kusworo, Jaja dan putrinya kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus yang menimpa mantan pejabat negara itu.
Kusworo memastikan pula kasus pembacokan terhadap Jaja itu kini sudah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung. Adapun Jaja merupakan Ketua Komisi Yudisial yang menjabat sejak Juli 2018 hingga Desember 2020. Jaja terpilih menjadi Anggota Komisi Yudisial (KY) untuk dua periode, yaitu tahun 2010-2015 dan tahun 2015-2020.
Diduga pelaku datang dengan menaiki sepeda motor matik Honda Beat karbu berwarna putih. pelaku sudah menguntit Jaja. Sesampainya korban di rumah, pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan celurit.
Berdasarkan informasi sementara, kepolisian menduga pelaku pembacokan beraksi sendirian. Namun, Kusworo mengatakan kepolisian masih akan terus melakukan penyelidikan dan tak terburu-buru membuat kesimpulan. Polisi tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit yang menangani Jaja tersebut. ( RIFKY/M-UBL )
