2 Prajurit Alami Kecelakaan saat Terjun Payung, TNI AU: 1 Masih Dirawat

Prajurit TNI AU terjun payung (Instagram/@jeff_prananda)

Prajurit TNI AU terjun payung (Instagram/@jeff_prananda)

SuaraNusantara.com – Kecelakaan Terjun Payung Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) tewaskan 1 orang.

Kecelakaan tersebut terjadi saat gladi kotor 2 upacara peringatan HUT ke 77 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 5 April 2023.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma Indan Gilang mengatakan ada dua prajurit yang menjadi korban saat kecelakaan terjun boogie.

Salah satu korban yaitu Sertu Agung Dwano meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Diketahui, kedua prajurit tersebut alami tabrakan ketika melakukan terjun payung.

“Korban ada dua. Kemungkinan besar, seperti yang disampaikan Pak KSAU, ada sentuhan di udara yang menyebabkan apakah pingsan atau apa sehingga mendarat tidak sempurna,” kata Indan di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis, 6 April 2023.

“Jadi kemarin itu, kita ada dua hercules membawa 77 penerjun ya. Loncat bersama gitu, kelihatannya memang ada sentuhan atau benturan di udara,” ujarnya.

Indan menyampaikan dukacita dari TNI AU. Saat ini pihaknya telah membentuk tim Investigasi untuk mencari adanya penyebab peristiwa tersebut.

“Kita juga kehilangan prajurit terbaik, dia seorang penerjun handal. Kemudian di hari yang sama sempat kita rawat di Esnawan, kemudian berikutnya tidak tertolong,” tandasnya.

Jenazah Agung pun disemayamkan dengan upacara militer di Lanud Halim sebelum diterbangkan ke Bandung untuk dimakamkan di Soreang.(Alief)

Exit mobile version