Kisah Mengharukan Ayah di Ciledug: Menyimpan Jenazah Bayi dalam Freezer Selama 2 Hari karena Kendala Keuangan

Ilustrasi (Freepik)

Ilustrasi (Freepik)

Suaranusantara.com – Seorang ayah berusia 40 tahun yang tinggal di Ciledug, Kota Tangerang, menghadapi situasi sulit ketika ia tidak memiliki uang untuk memakamkan jenazah bayinya.

Dalam keputusasaan, ia memutuskan untuk menyimpan jenazah bayinya di dalam freezer selama 2 hari.

Ide ini muncul setelah melihat jenazah bayi tersebut dikeluarkan dari lemari pendingin di rumah sakit.

Menurut Kapolsek Ciledug, AKP Dorisha Suryo, bayi tersebut meninggal saat dilahirkan di rumah sakit di Tangerang pada pagi Senin, 3 Juli.

Setelah itu, sang ayah membawa pulang jenazah bayinya ke Ciledug.

Namun, karena tidak memiliki uang untuk pemakaman, ia teringat akan pengalaman melihat jenazah bayinya dikeluarkan dari lemari pendingin rumah sakit.

Sebelum menyimpan jenazah bayi itu ke dalam freezer, sang ayah membacakan Surah Yasin sebagai penghormatan terakhir bagi bayinya yang telah meninggal.

“S membacakan Yasin dan kemudian memasukkan jenazah bayi ke dalam freezer.

Alasan S memasukkan jenazah ke dalam freezer adalah melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di RS,” kata Dorisha dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (5/7/2023).

Setelah jenazah bayi itu tersimpan di dalam freezer selama 2 hari, akhirnya pada hari Selasa, 4 Juli, sang ayah, S, pergi ke kelurahan untuk mengurus surat kematian.

Setelah selesai mengurus surat kematian, ia mengeluarkan jenazah bayi dari freezer dengan maksud untuk memakamkannya.

Dengan bantuan aparatur pemerintah setempat, jenazah bayi tersebut dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Selapajang sekitar pukul 11 siang, seperti yang dijelaskan oleh Kapolsek Dorisha. (Dn)

Exit mobile version