Andreas Hugo Pareira: Kritik PDIP Terhadap Jokowi Pengaruhi Suara Ganjar-Mahfud

Ganjar dan Mahfud MD di Kantor Pusat PDIP

SuaraNusantara.com – Politikus Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, mengakui bahwa serangkaian kritik dan penyerangan dari PDIP terhadap Presiden Joko Widodo berdampak pada pergeseran suara relawan Jokowi ke calon presiden Prabowo Subianto, daripada pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Andreas mengemukakan bahwa sementara PDIP harus menjaga keseimbangan antara pengawasan terhadap pemerintah dan menjaga dukungan dari berbagai pihak.

“Kita tidak bisa juga diam,” ujar Andreas kepada Tempo di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 10 November 2023.

Baca Juga: Meutya Hafid, Zita Anjani, dan Otto Hasibuan Resmi Jadi Wakil Ketua TKN Koalisi Indonesia Maju

Menanggapi polemik seputar pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo, Andreas menekankan bahwa pemilih Jokowi di luar Jawa menginginkan sikap tegas dari PDIP terhadap isu tersebut.

“(Pemilih) Minta sikap posisi PDIP terhadap kekuasaan yang banyak manipulatif,” kata Andreas.

Sebelumnya, hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Populi Center membahas dinasti politik, khususnya terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka. Andreas tidak banyak berkomentar mengenai survei tersebut yang menunjukkan Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan 43,1%, sementara Ganjar-Mahfud berada di posisi kedua dengan 23%.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tetapkan Aturan Baru Perhitungan Upah Buruh

“Ya, Populi, sudah tahu,” kata Andreas sambil tersenyum kecil.

Pernyataan Andreas mencerminkan kompleksitas dinamika politik di Indonesia menjelang Pemilihan Presiden 2024, di mana PDIP harus beradaptasi dengan perubahan sikap dan dukungan yang muncul dari berbagai segmen masyarakat. (Alief)

Exit mobile version