SuaraNusantara.com – Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, memberikan tanggapan terhadap balasan Prabowo Subianto terhadap pihak yang menyentuh soal lahan miliknya. Rosan menyatakan bahwa Prabowo adalah orang yang apa adanya, mencerminkan sifat tulus dan tanpa penipuan.
“Memang beliau ini tu orang apa adanya. Itu yang pertama. Tapi kita kan semuanya juga manusia. Ada saatnya apa dan beliau kalau beliau senang, bahagia, beliau sampaikan. Ya pada saat beliau mungkin sedang lelah kan namanya juga kita manusia suatu hal yang sangat-sangat wajar apalagi dalam masa kampanye yang sangat hetic ini ya wajarlah manusia,” ujar Rosan.
Rosan juga membagikan cerita terkait debat pertama yang berkaitan dengan hukum. Saat itu, TKN mengusulkan agar Prabowo menyampaikan bahwa dirinya belum pernah dipanggil KPK. Meskipun usulan tersebut ditolak, Prabowo menunjukkan ketidakkeinginan untuk menyerang calon lain.
“Tapi mungkin ada hal yang ingin saya sampaikan, saya belum pernah sampaikan ini ke siapa pun. Pada saat debat pertama, di hari H, saya makan sama beliau terus ada yang lain juga lah satu dua orang, terus kita bilang ‘Pak ini debat mungkin saling nyerang kaya gini’. Dan salah satu usulan kita waktu itu adalah ‘Pak Bapak bisa sampaikan, itu kan masalah hukum kan, bahwa yang belum pernah dipanggil KPK itu cuma Bapak’,” kata Rosan.
“Ini fakta loh. Yang lain udah pernah dipanggil KPK. Iya kan. Paslon 1 pernah dipanggil paslon 3 pernah dipanggil. Apa kata beliau? Jangan. ‘Nggak enak saya nyerang-nyerang’. Itu beliau,” ucapnya.
Rosan menyatakan bahwa Prabowo mungkin terlihat keras, namun memiliki hati yang luar biasa karena tidak ingin menyerang personal. Dia menjelaskan bahwa Prabowo tidak mau menyerang dan menunjukkan sisi hati yang mulia, terutama terkait isu-isu negatif yang melibatkan lawan politiknya.
Baca Juga: Mahasiswa UBK Bagi-bagi Selebaran, Ingatkan Bahaya Dinasti Politim
“Beliau itu kelihatannya orangnya keras tapi hatinya luar biasa. Ini beliau nggak mau menyerang. Bapak bisa sampaikan soal e-KTP. Itu kan ada fakta persidangan. Ya itu sesuatu yang negatif tentang Ganjar ya. Tapi hatinya itu luar biasa. Sesuatu yang mohon maaf mempermalukan orang padahal itu fakta itu pun beliau nggak lakukan,” ujarnya.
Rosan menyoroti sisi Prabowo yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang. Dia yakin Prabowo bisa memberikan serangan balik ke Anies, namun ditahan.
“Jadi yang ingin saya sampaikan yaitu lah side of beliau yang banyak orang nggak tahu, karena saya sehari-hari dengan beliau nggak mau disuruh nyerang dan saya tahu di debat ketiga ada yang beliau bisa serang tapi beliau sampaikan ke saya beliau itu nahan,” ujarnya.
“Saya ingin serang balik Bapak ya intinya ya apa Mas Anies ya you kan bisa begini karena kontribusi saya, kontribusi saya, pada saat Mas Anies ibaratnya beliau lagi luntang-lantung, beliau bilangnya nggak ada, ‘saya kasih partai saya, saya kasih logistik saya, saya kasih apa aja untuk dia ko tega ya San’. Saya tanya ko Bapak nggak serang balik. ‘Ah enggalah’. Ya itu beliau. Itu satu sifat yang banyak orang nggak dari beliau,” lanjut Rosan. (Alief)
