Suaranusantara.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum JAYA (PAM JAYA) resmi perpanjang kerjasama dengan Center for Strategic and Global Studies (CSGS), dan Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI), terkait Rencana Pelaksanaan Kajian, Penelitian, dan Pengukuran Ketahanan Pelayanan Air Minum di PAM JAYA.
Hal itu ditandai dengan acara penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman (MoU) antara ketiga bela pihak di kampus UI Salemba.
Kepala CSGS SKSG UI, Shobichatul Aminah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan air di Jakarta.
“MoU ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan riset yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik, khususnya air minum yang merupakan kebutuhan dasar warga kota,” katanya.
Sementara, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasruddin, mengaku yakin bahwa kolaborasi ini dapat menghasilkan sistem yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa dukungan akademik sangat penting dalam memperkuat ketahanan layanan. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk membangun sistem yang lebih tangguh dan adaptif terhadap dinamika kota seperti Jakarta,” ucapnya.
Adapun acara penandatanganan ini turut diisi dengan pertukaran cinderamata, sesi foto bersama, serta peresmian bantuan water dispenser dari PAM JAYA untuk SKSG- SIL UI sebagai simbol kontribusi nyata dalam mendukung kampus sehat dan ramah lingkungan.
Direktur SKSG-SIL UI, Supriatna berharap dukung PAM Jaya ini dapat memperkuat sinergi mereka dalam menjalankan kerjasamanya.
“Dukungan dari PAM JAYA tidak hanya bermanfaat secara simbolik, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan penyedia layanan publik,” katanya.
Diketahui, kerjasama ini mencakup penyusunan, pelaksanaan, dan pelaporan kajian yang akan menjadi landasan ilmiah dalam penyusunan kebijakan pelayanan air minum yang lebih tangguh dan inklusif di wilayah DKI Jakarta.
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan gaya hidup sehat, PAM JAYA terus mendorong sinergi positif melalui penyediaan akses air minum perpipaan yang andal dan berkualitas.
Salah satu bentuk konkret dari inisiatif ini adalah pemberian bantuan water dispenser (WP) kepada institusi pendidikan seperti SKSG-SIL Universitas Indonesia.
Langkah ini tidak hanya mendukung pengurangan ketergantungan pada air kemasan sekali pakai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar dalam mengurangi limbah plastik, khususnya botol minum.
Dengan penggunaan WP PAM JAYA, sivitas akademika didorong untuk membawa botol isi ulang sendiri dan mengakses air minum secara langsung, yang tentunya lebih ramah lingkungan.
Melalui kolaborasi ini, PAM JAYA dan mitra strategis seperti Universitas Indonesia menegaskan pentingnya perubahan perilaku konsumsi air yang lebih bijak dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat budaya kampus sehat dan sadar lingkungan.
