DPRD DKI Dukung Investigasi Dugaan Oplosan Beras PT Food Station

ilustrari beras premium diduga oplosan beredar luas di pasaran (instagram @news.nusantaratv)

ilustrari beras premium diduga oplosan beredar luas di pasaran (instagram @news.nusantaratv)

Suaranusantara.com – DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mendukung penuh proses investigasi dugaan beras oplosan yang melibatkan PT Food Station Tjipinang Jaya.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Francine Widjojo.

Diketahui, PT Food Station diduga mengoplos beras premium dengan beras biasa dan menjualnya sebagai beras premium.

Selain itu PT Food Station juga diduga menjual beras dengan takaran kurang dari yang dicantumkan pada kemasan.

Saat ini Food Station tengah diperiksa oleh Bareskrim Polri.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta juga sudah melaksanakan audit internal dan melakukan inspeksi langsung ke gudang beras milik Food Station di Cipinang, Jakarta Timur, dan saat ini tengah menunggu hasil uji laboratorium resmi.

“Saya juga mengapresiasi Kementerian Pertanian yang sudah mengungkap kasus ini,” ujar Francine, Selasa (15/6/2025).

Dugaan kasus yang menimpa Food Station merupakan bagian dari temuan Kementerian Pertanian tentang adanya 212 dari 268 merek beras di Indonesia yang melanggar standar mutu, berat, dan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pelanggaran ini disebut menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp 99 triliun setiap tahun.

Francine menyebut langkah-langkah investigasi yang tengah dilakukan sangat penting untuk mendorong praktik usaha yang baik.

“Ini juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keluhan konsumen dan dugaan yang dilontarkan Pak Menteri,” ujarnya.

Exit mobile version