Suaranusantara.com – Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara, bersiap menjalani transformasi besar. Perumda Pasar Jaya akan merevitalisasi pasar yang telah berdiri sejak 1992 tersebut dengan menghadirkan konsep yang lebih modern, tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Revitalisasi ini diarahkan tidak sekadar untuk memperbarui tampilan bangunan, tetapi juga meningkatkan fungsi pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik, Pasar Sunter Podomoro diharapkan mampu menjadi destinasi belanja yang kembali diminati sekaligus meningkatkan peluang usaha para pedagang di dalamnya.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, konsep revitalisasi telah disiapkan secara komprehensif. Pekerjaan tersebut mencakup penguatan struktur bangunan, pembaruan aspek sipil dan arsitektur, modernisasi sistem mekanikal dan elektrikal (M&E), hingga penataan ulang zonasi perdagangan.
“Transformasi arsitektur dan kekuatan struktur revitalisasi ini tidak hanya mempercantik, tetapi juga memastikan keamanan,” kata Agus melalui keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026).
Dari sisi keamanan, penguatan struktur bangunan eksisting akan menjadi salah satu tahapan awal. Setelah itu, fasad bangunan akan diperbarui menggunakan konsep arsitektur terbaru yang mengedepankan estetika sekaligus fungsi tata ruang. Sistem M&E juga akan ditata ulang dan dipusatkan untuk meminimalkan risiko gangguan maupun bahaya kebakaran.
Perubahan juga akan menyasar pola penempatan pedagang. Perumda Pasar Jaya akan merelokasi dan menata kembali kios di lantai dasar serta los di lantai satu berdasarkan kategori jenis barang dagangan. Sistem zonasi tersebut diharapkan membuat pergerakan pengunjung lebih teratur dan memudahkan masyarakat menemukan kebutuhan mereka.
Tak hanya bagian dalam pasar, area parkir juga akan ditata melalui konsep parkir terpadu. Jalur kendaraan mobil dan motor akan diatur kembali agar arus keluar-masuk lebih tertib, mengurangi potensi kemacetan, sekaligus mengoptimalkan kapasitas ruang parkir yang tersedia.
Agus berharap wajah baru Pasar Sunter Podomoro dapat memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern. Berdiri di atas lahan 9.239 meter persegi dengan luas bangunan 8.141,48 meter persegi dan terdiri dari 2,5 lantai, pasar tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.


















Discussion about this post