Suaranusantara.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (29/7/2028).
Pramono mengatakan, Waduk Pluit merupakan waduk yang paling prioritas diantara semuanya.
Pasalnya, terdapat tiga pompa di waduk tersebut melayani daerah VVIP termasuk Istana Negara.
“Kenapa saya datang kesini? Saya ingin melihat persiapan kalau kemudian ada peristiwa banjir. Karena bagaimanapun tindakan untuk pencegahan ini menjadi jauh lebih baik dan saya melihat salah satu, kalau dibandingkan dengan daerah-daerah lain kenapa di Jakarta relatif airnya lebih cepat surut dan sekarang ini bisa dimonitor, dimanage dengan lebih baik, karena memang koordinasinya sudah berjalan dengan baik,”kata Pramono usai peninjauan.
Dia menjelaskan, bahwa Waduk Pluit memiliki luas 80 hektare, sementara catchmentnya sendiri hampir 2.400 hektare.
“Jadi ini merupakan salah satu pompa utama atau waduk utama untuk penampungan air di Jakarta,”ucapnya.
Maka dari itu, dia berpesan kepada Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup untuk tetap harus dirawat.
Sebab, itu merupakan wajah Jakarta khususnya untuk VVIP.
“Akan terdampak atau tidak kalau ada banjir di Jakarta sebenarnya monitornya ada di sini kenapa kemudian pagi ini saya berserta dengan Bapak Wali Kota, Asisten Pembangunan dan yang lain-lain hadir untuk melihat itu secara langsung,”tuturnya.
“Dan Alhamdulillah semuanya termaintenance dengan secara baik dan siap untuk kalau kemudian ada apapun yang terjadi,” tambah Pramono.
