Ribuan Honorer di Kabupaten Tangerang Ikuti Test P3K

Kabupaten Tangerang – Ribuan tenaga honorer kategori K2 Kabupaten Tangerang menjalani seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K. Pelaksanaan seleksi ini dilakukan eh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Peserta honorer yang menjalani seleksipun berasal dari tenaga pengajar, tenaga kesehatan, dan Penyuluh Pertanian yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun yang belum diangkat menjadi pegawai negeri.

Para peserta seleksi pun harus berjibaku dengan layar komputer untuk menyelesaikan setiap pertanyaan yang tertera di layar monitoring yang dikeluarkan oleh panitia.

Nining, seorang guru Sekolah Dasar di Kabupaten Tangerang mengaku sengaja ikut seleksi ini lantaran ingin memiliki penghasilan yang layak.

“Saya sudah 19 tahun mengabdi, ingin memiliki penghasilan yang lebih layak, Alhamdulillah ini yang selama ini kita harapkan, jadi meski kita engga jadi PNS, tapi kita diakomodir untuk dapat pendapatan lebih layak,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, ada 143 peserta tenaga honorer yang mengikuti seleksi.

“Pelaksanaannya dilakukan selama dua hari di dua lokasi terpisah, semua panitia dilakukan pemerintah Pusat,” ujarnya.

Ia pun mengakui anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Tangerang untuk para P3K yakni sebesar Rp 47 Milyar.

“Karena meski seleksi dilakukan pemerintah pusat, anggaran untuk gaji ditanggung pemerintah daerah,” katanya.

Sementara, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan segala persiapan pun telah dilakukan pihaknya untuk kelancaran proses tes P3K tersebut.

“Hari kedua tes P3K di SMA 1 Balaraja berjalan lancar, perangkat termasuk online internet persiapan tes berjalan baik, semoga hasilnya juga seperti yang kita harapkan, tentu saja pemerintah Kabupaten Tangerang sudah mempersiapkan semuanya, semoga semuanya bisa berjalan lancar,” tandasnya. (don/nji)

Exit mobile version