Nanas Ternyata Bisa Jauhkan Anda dari Kanker

Jakarta-SuaraNusantara

Kisah Candice Marie Fox mungkin Anda sudah tahu. Tapi bagi yang belum tahu, inilah ceritanya.

Awalnya, asal perempuan asal Houghton Regis, Hertfordshire, Australia ini pada tahun 2011 didiagonsa mengidap kanker tiroid papila. Dalam waktu sekejab, sel-sel kanker menjalar ke liver, tulang leher bagian belakang, bahkan di paru-parunya.

Parahnya lagi, oleh dokter, Candice divonis hanya punya waktu lima tahun untuk hidup. Dokter menyarankannya untuk menjalani kemoterapi guna melawan pertumbuhan sel kanker. Namun, Candice menolak. Alasannya, Candice tak percaya kemoterapi bisa membantu.

Sebaliknya, Candice mulai mengkonsumsi banyak buah-buahan – terkadang selama berminggu-minggu hanya makan buah. Salah satu buah yang paling banyak ia makan adalah nanas. Sebab, nanas adalah buah kaya akan bromelain, senyawa yang diyakini ‘memangsa’ sel-sel kanker. Dalam sehari, Candice bisa menghabiskan tiga buah nanas.

“Saya membuang tumor-tumor besar dengan cara membuat mereka lapar dengan ilmu makanan murni,” ujar Candice.

“Seperti nanas, kiwi, dan pepaya, saya mendapat informasi bahwa bromelain memangsa lapisan protein tertentu pada sel kanker,” katanya.

Candice juga berhenti makan daging, karena banyak referensi yang dia baca meyakini tubuh menghabiskan terlalu banyak energi untuk mencerna daging. Selain itu, protein dalam daging, meski memberi asupan tenaga sesaat pada penderita, namun efek jangka panjangnya justru memberi makan sel kanker.

“Ada sebuah protein dalam produk olahan hewan yang justru memberi makan sel kanker, dan tubuh tidak bisa menyembuhkan diri karena seluruh energi kita terbuang untuk mencerna makanan,” katanya.

Candice juga menjauhi produk-produk kosmetika, semprotan pembersih, rokok dan mulai rutin melakukan yoga. Candice juga menceraikan suaminya, yang menurutnya tidak mendukung upayanya untuk sembuh dari kanker.

Setelah enam bulan menjalani pola hidup sehat, Candice kembali pergi ke dokter. Dari hasil pemeriksaan, sel-sel kanker dalam tubuh Candice hampir hilang seluruhnya.

Benarkah buah-buahan seperti nanas memiliki kemampuan membasmi sel kanker? Nanas memang diketahui mengandung enzim bromelain yang dapat membantu sistem alamiah tubuh dalam melawan sel kanker.

Secara umum, ada beberapa jenis kanker yang dapat dibantu penyembuhannya dengan makan nanas secara teratur, antara lain kanker payudara, usus, lambung, tiroid, hati, prostat dan kanker darah.

Pada buah nanas, selain daging buah yang dapat dikonsumsi, ada bagian tengah yang biasa dikenal dengan “hati nanas” atau ada juga yang menyebut “jantung nanas”. Teksturnya yang sangat keras membuat orang seringkali membuang bagian ini. Padahal bagian yang paling keras ini justru paling baik dikonsumsi oleh penderita kanker karena di bagian itulah terdapat paling banyak kandungan enzim bromelain.

Namun ada juga referensi yang mengatakan mengkonsumsi nanas saja tidak cukup, dengan kata lain harus diimbangi dengan memakan aneka jenis buah dan sayuran lain, termasuk mengkonsumsi tanaman-tanaman herbal yang memiliki kemampuan membasmi sel kanker.

Namun bagi penderita asam lambung dan diabetes, sebaiknya berhati-hati mengkonsumsi buah ini, sebab berpotensi meningkatkan kadar gula dan asam lambung. Konsumsi berlebihan buah nanas pada sebagian orang juga menyebabkan rasa nyeri di persendian, dan bagi wanita hamil dapat menyebabkan keguguran.

Penulis: Yono D

 

Exit mobile version