Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Kesehatan

Waspada! Hobi Makan Gorengan Saat Buka Puasa Ada Efek Buruk Buat Kesehatan, Salah Satunya Bisa Kanker

Feri Spt by Feri Spt
24 February 2026
in Kesehatan, Kuliner
Reading Time: 2 mins read
A A
Gorengan selalu diburu oleh masyarakat sebagai takjil buka puasa (Instagram @pralindaesty)

Gorengan selalu diburu oleh masyarakat sebagai takjil buka puasa (Instagram @pralindaesty)

2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Gorengan, menjadi salah satu takjil yang paling diburu saat buka puasa Ramadan 1447 H.

Banyak pedagang menjajakan aneka macam gorengan, mulai dari tahu, tempe, pisang, molen, cireng, bakwan dan lain-lain.

Biasanya gorengan disantap saat buka puasa dengan ditemani secangkir kopi atau teh. Begitu gorengan digigit dan minuman diseruput, rasanya begitu nikmat.

BACAJUGA

Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Ulama di Jakarta

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat, Bank Mandiri Region V/Jakarta 3 Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

Gorengan dipilih menjadi takjil favorit lantaran dinilai bisa memberikan energi setelah seharian berpuasa menahan haus dan lapar.

Namun, jangan salah, ada dampak buruk bagi kesehatan akibat mengkonsumsi gorengan saat buka puasa.

Gorengan memiliki dampak bahaya bagi tubuh saat dikonsumsi ketika buka puasa. Sebab, minyak yang digunakan untuk menggoreng memiliki kandungan lemak yang sulit dicerna oleh tubuh.

Terlebih, selama seharian kamu berpuasa, tubuh membutuhkan proses dalam mencerna makanan yang masuk, seperti gorengan.

Apalagi jika kamu mengonsumsinya sebagai makanan pertama setelah berbuka puasa. Saat perut kosong setelah seharian berpuasa, perut harus bekerja ekstra untuk mencerna lemak pada gorengan.

Karena sulit untuk dicerna, lemak tersebut akan mengganggu serta menghambat saluran pencernaan untuk mencerna zat-zat lain dalam tubuh.

Selain itu, perut tidak akan merasa kenyang meski sudah mengonsumsi banyak gorengan. Akibatnya, lemak pada gorengan yang susah untuk dicerna tersebut menumpuk pada tubuh.

Faktor utama gorengan tidak sehat bagi tubuh karena kandungan minyak di dalamnya.

Namun tergantung pada jenis minyak atau lemak yang digunakan untuk menggoreng, sudah berapa kali dipakai, serta berapa banyak garam yang ditambahkan.

Berikut dampak buruk bagi tubuh mengkonsumsi gorengan saat buka puasa:

Asam Lambung

Saat berpuasa, perut akan kosong karena tidak terisi makanan sama sekali. Saat perut kosong, asam lambung perlahan akan naik.

Pengidap asam lambung biasanya akan memiliki lambung yang lebih sensitif, apalagi jika diisi dengan makanan yang berminyak. Akhirnya, asam lambung semakin meningkat dan perut terasa sangat mual.

Bukan hanya mual, asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan akan menimbulkan sensasi rasa panas di dalamnya.

Biasanya, kondisi tersebut akan berlanjut selama beberapa jam sebelum akhirnya tubuh kembali normal seperti sedia kala.

Semakin banyak gorengan yang dikonsumsi, maka akan semakin buruk juga dampaknya bagi kesehatan lambung.

Sakit Tenggorokan

Kandungan lemak pada gorengan yang dimasak adalah senyawa yang disebut dengan akrolein, yaitu senyawa yang menjadi penyebab radang tenggorokan dan batuk.

Senyawa ini bersifat toksik, yang mampu menyebabkan iritasi pada kulit, saluran pernapasan, atau mata.

Pada sebuah studi yang dilakukan, kandungan akrolein dalam tubuh manusia masih aman jika berada di 7,5 mikrogram per kilogram berat badan.

Selain karena akrolein, gorengan juga tidak baik dikonsumsi saat berbuka, karena tenggorokan bisa saja terasa kering.

Ketika mengonsumsi makanan yang bertekstur keras dan kasar, tenggorokan akan rentan mengalami luka. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mengonsumsi makanan dengan tekstur lunak saat berbuka puasa.

Kanker

Zat karsinogen yang menjadi penyebab utama dari kanker bisa muncul dari makanan yang diolah dengan cara digoreng, dengan menggunakan suhu yang tinggi.

Zat karsinogen berawal dari zat yang bernama peroksida. Saat zat peroksida ini terpapar suhu yang tinggi terus menerus, maka zat tersebut akan berubah menjadi karsinogen, yaitu zat pemicu kanker.

Zat karsinogen yang terdapat di gorengan adalah akrilamida, amina heterosiklik, dan hidrokarbon aromatik polisiklik, yang umum ditemui pada kentang goreng dan daging yang dimasak dalam suhu yang tinggi.

Sering mengonsumsi gorengan akan menyebabkan sel kanker yang sudah ada dalam tubuh berkembang secara perlahan tanpa disadari.

Lalu, apakah diperbolehkan makan gorengan saat buka puasa?

Meskipun dampak makanan gorengan banyak sekali, mengonsumsi gorengan ketika berbuka puasa sah-sah saja dilakukan, asalkan jumlahnya tidak terlalu banyak dan tidak dilakukan setiap hari.

Jika ingin mengonsumsi gorengan, sebaiknya jangan membeli. Cobalah untuk mengolah dan menggorengnya sendiri di rumah.

Kebanyakan dampak makan gorengan timbul akibat penggunaan minyak goreng yang digunakan berkali-kali.

Tags: Asam LambungBuka PuasagorenganKankerTakjil
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kebijakan WFH akan segera diumumkan hari ini Selasa 31 Maret 2026 (Instagram @moncongpublik)
Kesehatan

Bukan Sekedar Efisiensi Energi, Ini Manfaat WFH ASN Setiap Jumat Bagi Kesehatan Lingkungan Pakar Beberkan

by Feri Spt
13 April 2026

Suaranusantara.com- Aparatur Sipil Negara (ASN) per Jumat 10 April...

Kurma menjadi salah satu makanan takjil berbuka puasa yang menyehatkan (Instagram @kurma_jogja)
Kesehatan

Nikmatnya Kurma Disantap Saat Buka Puasa Ramadan 1447 H, Hati-hati! Jangan Kebanyakan Bisa-bisa Timbulkan Efek Samping Berikut Ini

by Feri Spt
25 February 2026

Suaranusantara.com- Siapa yang tidak kenal buah kurma, dengan memiliki...

Makan kurma menu sahur (Dok Halodoc)

Bukan Sekedar Takjil Buka Puasa Ramadan 1447 H, Ini Manfaat Kurma Bagi Tubuh

25 February 2026
Gorengan menjadi kudapan nikmat disantap saat buka puasa Ramadan 1447 H (Instagram @lilysusanto10)

Santap Takjil Buka Puasa dengan Gorengan Bikinan Sendiri Jauh Lebih Menyehatkan, Apa Iya? Ini Kata Dokter

24 February 2026
Gorengan selalu hadir sebagai takjil berbuka puasa Ramadan (Instagram @abouttng)

Jangan Gorengan, Ini Takjil Menyehatkan untuk Buka Puasa Bisa Balikin Staminamu

20 February 2026
Kurma menjadi salah satu makanan takjil berbuka puasa yang menyehatkan (Instagram @kurma_jogja)

Ide Takjil Buka Puasa yang Manis-manis tapi Menyehatkan Tanpa Ribet

20 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

6 months ago
Anggota DPR RI Yasonna Laoly (DDok. FB/Yasonna H Laoly)

Begini Kata Yasonna Laoly soal Megawati Sebut Sering Jadi Sasaran Penyadapan

1 year ago
Ganjar Pranowo (Dok Tim Ganjar)

Ganjar Pranowo Lanjutkan Kampanye di Jawa Tengah, Pagi ini Ketemu Petani di Blora

2 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Brighton vs Chelsea
Olahraga

Prediksi Brighton vs Chelsea di Premier League: Tim Tamu Lebih Diunggulkan!

by snc 14
21 April 2026

Suaranusantara.com - Hanya terpisah satu poin, Chelsea yang tengah dalam kondisi pincang akan bertandang ke markas Brighton...

Air Mata Pekerja Rumah Tangga Pecah Saat UU PPRT Disahkan

21 April 2026

22 Tahun Menanti, Akhirnya DPR Sahkan UU PPRT

21 April 2026
Momen hangat perayaan ultah Titiek Soeharto, dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Didit Hediprasetyo serta keluarga (Instagram @prabowo)

Rayakan Syukuran Ultah Titiek Soeharto, Prabowo Dapat Potongan Tumpeng

21 April 2026
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono ungkap pilihan warna dan lampu gedung sidang paripurna di IKN (Instagram @basukihadimuljono)

Prabowo Setujui Desain Ruang Sidang Paripurna di IKN, Basuki: Warna Hijau L’ombre, Lampu Tak Perlu Banyak Ornamen

21 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com