Suaranusantara.com- Takjil buka puasa adalah yang dinantikan selama bulan Ramadan 1447 H. Takjil sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata ajjala yang berarti menyegerakan atau mempercepat.
Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata takjil ini memiliki dua arti. Dua arti tersebut adalah ‘mempercepat berbuka puasa’ dan arti kedua adalah ‘makanan untuk berbuka puasa’.
Selama bulan puasa, ada banyak orang yang menjajakan menu takjil. Mulai dari es hingga gorengan.
Masyarakat pun beramai-ramai berburu takjil untuk disantal saat berbuka puasa.
Namun, ada baiknya saat berbuka puasa menyantap menu takjil yang menyehatkan. Jangan asal teguk atau makan. Sebab, organ-organ dalam tubuh tentu butuh proses untuk menyesuaikan santapan yang masuk.
Apabila, mengonsumsi takjil yang mengandung banyak gula, garam, dan lemak dapat berisiko untuk mengalami gangguan kesehatan.
Beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami karena konsumsi takjil tidak sehat adalah diabetes, hipertensi, obesitas, hingga naiknya kadar gula dalam darah.
Nah, supaya terhindar dari gangguan kesehatan dan puasa tetap lancar, inilah beberapa pilihan takjil sehat yang bisa kamu konsumsi saat berbuka puasa:
1. Buah Kurma
Kurma merupakan buah yang mengandung gula alami dan kaya akan nutrisi, seperti kalori, karbohidrat, serat, protein, zat besi, vitamin, mineral, dan antioksidan.
Selain menyehatkan, kurma juga bisa mencegah kamu dari makan berlebihan saat berbuka.
2. Sop atau Es Buah
Selain kurma, kamu bisa mengonsumsi buah-buahan segar lainnya untuk berbuka. Sebab, buah mengandung gula alami dan serat yang bisa mengembalikan kadar gula dalam darah.
Kamu bisa memilih buah apapun yang kamu suka lalu mengonsumsinya, baik secara maupun diolah menjadi jus, sop, atau es buah.
Sebisa mungkin, hindari penambahan gula atau susu kental manis dalam sajian buah yang kamu buat.
3. Bubur Kacang Hijau
Mengutip dari studi yang dimuat dalam Journal of Human and Experimental Toxicology, kacang hijau terbukti sangat efektif untuk menghambat oksidasi kolesterol jahat dalam tubuh (Low Density Lipid/ LDL).
Kacang hijau juga mengandung antioksidan yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dalam tubuh.
4. Kolak Pisang Tanpa Santan
Isian kolak bisa bermacam-macam, mulai dari ubi, pisang, biji salak, singkong, labu, dan lain-lain.
Makanan tersebut mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Gula merah pada kolak pisang juga merupakan pemanis alami yang rendah nilai indeks glikemiknya.
Namun agar lebih sehat, kamu bisa mengganti santan dalam kolak dengan susu rendah lemak atau skim milk.
Setelah berbuka dengan takjil, jangan lupa untuk minum air putih. Sesuai dengan pola 2-4-2, kamu dianjurkan untuk minum 2 gelas air putih saat berbuka dan 4 gelas air putih saat makan malam.
Minumlah secara berkala sambil kamu menyantap takjil dan makanan utama lainnya

















Discussion about this post