Suaranusantara.com – Pemain sayap Manchester United, Marcus Rashford, dikabarkan telah membulatkan tekadnya untuk pindah ke Barcelona.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa pemain asal Inggris ini bahkan siap menolak ketertarikan dari Arsenal demi memuluskan langkahnya ke Spanyol.
Bagi manajer Setan Merah, Michael Carrick, bursa transfer musim panas ini menjadi momen krusial setelah berakhirnya kompetisi Liga Utama Inggris musim 2025-2026.
Salah satu tugas terbesarnya adalah menyelesaikan ketidakpastian masa depan Rashford.
Kegemilangan Rashford di Bawah Asuhan Hansi Flick
Rashford menghabiskan musim 2025-2026 di Barcelona sebagai pemain pinjaman.
Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, ia tampil impresif dengan menyumbang 14 gol dan 11 asis dari 49 pertandingan di semua kompetisi, di mana 26 di antaranya ia turun sebagai starter.
Barcelona sebenarnya memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford dengan klausul senilai 26 juta poundsterling.
Namun, manajemen raksasa Catalan tersebut dilaporkan masih ragu untuk mengaktifkan klausul itu, mengingat mereka baru saja menggelontorkan dana besar senilai 69 juta poundsterling untuk memboyong Anthony Gordon dari Newcastle United.
Dilema Manchester United dan Rencana Sir Jim Ratcliffe
Sikap ragu-ragu Barcelona sempat membuka peluang bagi klub lain seperti Arsenal untuk ikut berburu tanda tangan pemain berusia 28 tahun itu.
Kendati demikian, media Spanyol Sport mengeklaim bahwa Rashford akan menolak tawaran dari klub mana pun demi bertahan di Barcelona.
Di sisi lain, Manchester United tampaknya sudah mulai move on. Pada musim panas 2025, klub telah merombak lini serang mereka dengan mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko.
Meski sempat membutuhkan waktu untuk beradaptasi di Old Trafford, trio ini diproyeksikan menjadi lini depan yang menjanjikan untuk musim depan.
Menjual Rashford dinilai sebagai opsi terbaik bagi Setan Merah. Selain hubungannya dengan para penggemar Old Trafford yang sempat merenggang, Rashford akan menginjak usia 29 tahun pada Oktober mendatang.
Profilnya dianggap kurang cocok dengan visi pemilik saham minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, yang saat ini lebih berfokus pada regenerasi skuad dengan mendatangkan bintang-bintang muda.
Menakar Duet Gordon dan Marcus Rashford di Barcelona
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apakah Anthony Gordon dan Marcus Rashford bisa bermain bersama di Barcelona?
Gordon biasanya beroperasi di sisi kiri penyerangan saat masih membela Newcastle.
Ia diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang di posisi tersebut, terutama jika target utama Barcelona lainnya, Julian Alvarez, berhasil didatangkan dari Atletico Madrid untuk mengisi posisi penyerang tengah nomor sembilan.
Namun, transfer Alvarez masih belum pasti karena Atletico belum tentu rela melepasnya ke sesama rival Liga Spanyol.
Jika transfer Alvarez gagal, Flick harus memutar otak. Gordon memiliki pengalaman bermain sebagai penyerang tengah.
Jika Gordon diplot untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Robert Lewandowski di ujung tombak, maka Rashford bisa mengisi pos sayap kiri.
Mengingat Rashford juga bisa bermain di lini tengah, Flick sebenarnya memiliki banyak opsi taktis untuk menduetkan kedua pemain tersebut di lini depan Blaugrana.


















Discussion about this post